BETANEWS.ID, KUDUS – Seorang perempuan yang mengenakan hijab hitam tampak sibuk merangkai bunga kering. Sesekali ia memberi perekat, agar bunga tersebut bisa terangkai dengan indah. Perempuan itu adalah Vania Febianti (18) Owner Weiss Floral, yang menyediakan aneka buket.
Di sela kesibuknya itu, Vania sapaan akrabnya bercerita tentang usahanya buketnya tersebut. Ia mengaku mulai menekuni kerajinan buket sejak satu terakhir ini, yakni ketika lulus SMA.

Baca juga : Tas Cantik Produk Marva Hadycraft, Kombinasi Jeans dan Batik Khas Pati
“Pas lulus SMA tahun 2019, saya mendaftar masuk perguruan tinggi. Namun, saat mengikuti tahapan seleksi saya gagal, dan akhirnya mencoba merintis usaha buket ini,” ujar Vania saat ditemui di rumahanya di Jalan Kampus UMK, Desa Gondangmanis, Kecamatan Bae, Kudus, Senin (14/12/2020).
Di awal memulai bisnis buket, Vania membuat buket bunga Edelweis. Berkembangnya waktu, ternyata banyak permintaan dari konsumen untuk membuat buket dengan variasi lain.
Setelah itu, dia mulai mengkreasikan buket berbagai variasi. Di antaranya buket bunga kering, buket bunga artificial atau imitasi, buket bunga segar, buket hijab, buket snack, buket rokok, buket uang dan lain sebagainya sesuai permintaan.
“Sejauh ini Insya Allah saya bisa penuhi permintaan pelanggan. Apakah itu buket bunga segar, kering, snack ataupun variasi lainnya,” ungkapnya.
Untuk saat ini, katanya yang paling diminati konsumen yaitu buket bunga kering. Untuk memenuhi permintaan itu, dirinya biasanya membeli bahan melalui online dan juga membuatnya sendiri dengan memetik tumbuhan maupun bunga di sekitar rumahnya yang kemudian dikeringkan.
Selain banyak pilihan variasi buket, untuk harga di Weiss Foral juga cukup terjangkau. Yakni mulai dari Rp 35 ribu – Rp 300 ribu, tergantung besar kecilnya ukuran dan tingkat kesulitannya.
Baca juga : Di Tangan Ranu, Bonggol Jagung Disulap jadi Kerajinan yang Unik dan Menarik
Selain melayani penjualan secara ofline yaitu di rumahnya, Vania juga menjual buketnya melalui media sosial, baik di Facebook, Instagram maupun WhatAps.
“Saya berharap, nantinya bisa punya toko bunga, sehingga pembeli lebih nyaman ketika datang untuk pesan buket atau lainnya. Selain itu, juga bisa membuka lapangan kerja bagi orang lain,” pungkasnya.
Editor : Kholistiono

