31 C
Kudus
Minggu, November 29, 2020
Beranda UMKM Di Tangan Ranu,...

Di Tangan Ranu, Bonggol Jagung Disulap jadi Kerajinan yang Unik dan Menarik

BETANEWS.ID, PATI – Di sebuah rumah yang berada di Desa Sarirejo Gang II, RT 012 RW 002, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati terlihat banyak tumpukan bonggol jagung. Nampak sepasang suami istri sedang sibuk membuat sesuatu dari bonggol jagung atau biasa disebut janggel. Pria itu adalah Ranu Adi (49) seorang perajin bonggol jagung.

Ranu, begitu ia akrab disapa mengatakan, jika ia mulai membuat kerajinan dari bonggol jagung ini sudah sejak tahun 2014. Awalnya ia melihat bonggol jagung yang berserakan dan cenderung menjadi limbah. Kemudian ia terpikir untuk membuat sesuatu yang menarik dan bermanfaat dari limbah tersebut.

Ranu Adi sedang membuat kerajinan dari bonggol jagung. Foto: Khalim Mahfur

Baca juga : Pengusaha Dekor di Kudus Sulap Gentong jadi Taman Indah Bernilai Jual Tinggi

“Saya sudah membuat kerajinan ini sudah sejak tahun 2014, tapi baru coba saya jual mulai tahun 2016 karena bisa dibilang waktu itu saya uji coba dulu. Awalnya saya melihat bonggol jagung ini di daerah Sukolilo berserakan saat musim panen raya dan terbilang menjadi limbah. Jadi saya mencoba membuat kerajinan dari bonggol jagung tersebut,” ujar Ranu kepada betanews.id, Rabu (4/11/2020).

Katanya, banyak yang tidak percaya dengan kerajinan yang ia buat, karena pada dasarnya bonggol jagung sangat rapuh. Benda yang ia buat pada awalnya ialah cincin yang pada waktu itu ia jual dengan harga Rp 25 ribu hingga Rp 50 ribu rupiah.

“Awalnya banyak yang tidak percaya, karena janggel ini kan kelihatannya rapuh, namun barang-barang yang saya buat terbukti kuat dan punya motif, serta corak yang unik seperti sisik ular. Seperti cincin ini banyak yang tidak percaya kalau ini terbuat dari janggel. Hanya bermodalkan sedikit saja dari janggel yang tadinya menjadi limbah, ternyata bisa mempunyai nilai ekonomi yang sangat tinggi,” terangnya.

Alat yang pertama kali Ranu gunakan ialah mengunakan mesin ampelas yang sudah rusak dan ia rakit sendiri untuk menghaluskan janggel. Namun pada tahun 2020 ini ia mendapatkan bantuan dari PPUD Universitas Muria Kudus berupa mesin untuk menghaluskan janggel dan juga mesin pemotong.

Hingga saat ini sudah banyak benda kreasi yang sudah Ranu buat. Mulai dari cincin, pipa rokok, bros, kalung, gelang, tatakan gelas, asbak, vas bunga, tempat tisu, tempat lampu, figura, kaligrafi dan masih banyak lagi. Harga yang ia patok bervariasi, mulai dari Rp 5 ribu untuk gantungan kunci hingga yang paling mahal jam tangan yang ia hargai hampir Rp 1,5 juta.

“Sekarang ini yang paking di minati tempat tisu, karena biasanya yang mencari seperti restoran-restoran dan tempat makan. Untuk tempat tisu saya hargai Dp 100 ribuan,” ujar pria yang memiliki tiga orang anak itu.

Saat ini Ranu mempunyai lima mitra kerja yang mulanya ia ajari hingga dapat membuat karya dari bonggol jagung ini. Di rumahnya ia dibantu sang istri dalam pengerjaanya. Dalam sehari ia bisa membuat 50 pcs benda-benda kecil seperti gantungan kunci, cincin dan sebagainya, 10 vas bunga dan 2 tempat tisu.

Baca juga : Kerajinan Limbah Plastik Seruni Handmade Tembus Pasar Dunia

Untuk memasarkan produknya, Ranu menggunakan media sosial Facebook dan sekarang sudah mulai berlatih menggunakan e-commerce. Penjualan karyanya sudah menembus luar kota, antara lain Kalimantan, Irian Jaya, Sulawesi dan kota lainnya.

Selain itu, Ranu juga sering mengikuti event UMKM yang diadakan di berbagai kota besar. Sempat akan menjangkau paaar internasional, Ranu masih terhambat dengan keterbatasan SDM yang dimilikinya.

Editor : Kholistiono

Tinggalkan Balasan

27,184FansSuka
13,973PengikutMengikuti
4,307PengikutMengikuti
23,029PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler

Setiap Hari Ratusan Orang Menikmati Sedapnya Nasi Gandul Pak Harjo yang Legendaris

BETANEWS.ID, PATI - Di tepi Jalan Diponegoro, Desa Puri, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati, terlihat sebuah warung makan yang ramai  pengunjung. Beberapa orang...

Milad Muhammadiyah, Hartopo : ‘Teruslah Konsisten Memberi Solusi untuk Negeri’

BETANEWS.ID, KUDUS - Plt Bupati Kudus HM Hartopo menghadiri Resepsi Milad Muhammadiyah ke-108 di Auditorium Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU), Sabtu (21/11/2020). Dalam...

Tolak Gaji Rp 25 Juta Per Bulan di Jepang, Safuan Pilih Rintis Usaha Produksi Pupuk Organik

BETANEWS.ID, KUDUS - Beberapa pria tampak sedang sibuk di sebuah pekarangan di Dukuh Bonajar RT 2 RW 6, Desa Puyoh, Kecamatan Dawe,...

Mie Ayam Goreng Buah Naga, Kuliner Enak yang Murah dan Menyehatkan

BETANEWS.ID, KUDUS - Di sebuah kedai yang berada di komplek kuliner JJS depan Universitas Muria Kudus tampak sepasang suami istri sedang sibuk....

UMK Eks Karesidenan Pati, Rembang Terendah Kudus Tertinggi

BETANEWS.ID, MAGELANG - Upah Minimum Kabupaten (UMK) di 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2020. Kenaikannya bervariasi mulai dari...

IAIN Salatiga Ciptakan Aplikasi Belajar Daring yang Diklaim Ungguli Google Clasroom

BETANEWS.ID, SALATIGA – Seorang pria terlihat sedang sibuk mengoperasikan komputer di sebuah ruang Gedung Rektorat IAIN Salatiga, Senin (12/10/2020). Tangannya tampak cekatan...

Angkat Kearifan Lokal Desa Tawangrejo Melalui Ragam Motif Batik Tawung Sari

BETANEWS.ID, PATI - Di sebuah rumah yang berada di Desa Tawangrejo, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati terlihat beberapa orang sedang membuat kain batik....