31 C
Kudus
Rabu, Februari 11, 2026

Kedai Gosrek Tawarkan Pempek Palembang Murah, Harganya Cuma Rp 5 Ribu Seporsi

BETANEWS.ID, KUDUS – Dua orang pria terlihat berdiri dan memilih menu di sebuah lapak penjual makanan, tepi Jalan Lingkar Utara, Desa Peganjaran, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus. Di sisi berlawanan, seorang pria bertopi sedang menggoreng jajanan pesanan pembeli itu. Ia bernama Suryadi (47), pemilik Kedai Gosrek.

Seusai pesanan diberikan kepada pembelinya, Surya, sapaan akrabnya, bersedia berbagi cerita tentang usaha yang dirintis sejak awal Oktober 2020 lalu itu. Dia mengungkapkan, awal mula merintis usaha tersebut, dulunya sang istri sering kali membuat pempek di rumahnya. Seiring dengan berjalannya waktu, istrinya itu menjual pempek buatanya ke media sosial dan ternyata laku. Dari situlah, Surya berpikir untuk membuka usaha makanan khas Palembang itu.

Suryadi sedang membungkus pempek yang dijual di lapaknya. Foto: Kaerul Umam.

Kedai miliknya itu menjual pempek murah dengan harga Rp 5 ribu seporsi. Selain itu, ia juga menawarkan menu lain yakni aneka frozen food dengan harga Rp 2 ribuan. Dirinya menawarkan harga murah di kedainya tersebut, lantaran menyesuaikan dengan kondisi saat ini, yaitu adanya Covid-19.

-Advertisement-

Baca juga: Bernostalgia dengan Es Gabus 90an yang Kini Eksis Lagi

“Dari awal tujuan membuka kedai memang ingin yang harganya terjangkau, cepat, dan rasa yang enak tidak kalah dengan yang lain. Dengan keadaan yang seperti ini, setiap orang akan menghemat biaya hidup. Maka dari itu, saya menawarkan harga yang sangat terjangkau. Jauh berbeda dengan harga pasaran pempek lainnya,” beber Surya kepada betanews.id, Kamis (5/11/2020).

Namun, jika pempek kebanyakan menggunakan ikan tengiri, ia memilih ikan tongkol sebagai bahan baku karena lebih murah. Ini untuk menekan biaya produksi yang kemudian disesuaikan dengan harga jualnya.

Sedangkan untuk aneka frozen food, kedai yang buka mulai pukul 10.00 WIB hingga 17.00 WIB itu menjual nugget, sosis, fish cake, fish roll, scallop, karaage, tofu, otak-otak, solatel, fish dumpling cheese, baso ikan, sukoi, dan chikuwa.

“Dalam sehari aneka frozen food bisa terjual hingga 30 tusuk, sedangkan pempeknya terjual 10 porsi sehari,” ujar warga Kelurahan Mlati Lor, Kecamatan Kota Kudus itu.

Baca juga: Laris Manis di Marketplace, Kedai Selera Kita Raup Untung Berlipat dari Jualan Snack

Rata-rata pembeli di Kedai Gosrek, lanjut dia, adalah warga sekitar yang tidak jauh dari kedainya tersebut. Selain itu juga dari beberapa orang yang melintasi jalan tersebut. Dari pegawai perusahaan swasta dan juga pegawai negeri sipil (PNS).

“Untuk harapan ke depan usaha ini bisa berkembang, punya banyak gerobak, bisa bantu orang mempekerjakannya, dan semoga omzet bertambah,” pungkasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER