31 C
Kudus
Kamis, Februari 12, 2026

Belajar Otodidak Lewat Youtube, Pria Lulusan MTs Ini Sukses di Bengkel DID Custom

BETANEWS.ID, KUDUS – Edy Purnomo (30) tampak sibuk mengelas tangki motor di Bengkel Motor DID Custom, Senin (5/10/2020). Dia terlihat begitu telaten memeriksa bagian-bagian yang belum tersentuh las. Di dekatnya, beberapa karyawannya juga tampak sibuk dengan pekerjaan masing-masing. Ada yang pasang onderdil, memperbaiki mesin, dan beberapa pekerjaan bengkel yang lain.

Di tengah kesibukannya, pria yang akrab disapa Kodok itu sudi berbagi kisah tentang usaha bengkelnya tersebut. Dia mengatakan, mulai merintis usaha bengkel motor sejak delapan tahun yang lalu. Menurutnya, keahlian perbaikan dan custom motor yang ia miliki tak didapatkannya dari pendidikan sekolah. Melainkan dari  belajar secara otodidak dari Youtube.

Bengkel DID Custom milik Kodok yang selalu ramai. Foto: Rabu Sipan.

“Saya itu hanya lulusan Madrasah Tsanawiyah (MTs). Namun, saya itu tipe orang yang punya tekad untuk bisa. Oleh sebab itu, saat saya suka dunia otomotif saya pun mempelajarinya sampai mahir, meski otodidak lewat Youtube,” ujar Kodok kepada Betanews.id, Senin (5/10/2020).

-Advertisement-

Baca juga: Harga Terjangkau, Bengkel Knalpot JBR jadi Jujugan Pecinta Suara Brong

Pria yang tinggal tidak jauh dari bengkelnya itu mengatakan, setelah mahir ia pun mendapatkan order dari para temannya untuk bikin motor, saat itu motor Honda C series. Menurutnya, saat itu selain menerima orderan bikin motor ia juga bekerja di bengkel las aluminium. Kata dia, orderan membuat motor ia kerjakan seusai pulang kerja

“Saya pulang kerja itu pukul 15.00 WIB. Setelah pulang kerja, di rumah saya kemudian mengerjakan orderan bikin motor sampai tengah malam,” paparnya.

Lebih lanjut, kata dia, setelah berjalan setahun ia pun kemudian membuka bengkel motor yang diberi nama DID Custom, serta mempekerjakan orang. Sebab, meski sudah buka bengkel ia memutuskan untuk tetap bekerja di bengkel las aluminium. Menurutnya, hal itu dipilihnya untuk jaga-jaga, jika nanti bengkel sepi dia masih punya kerjaan.

“Waktu itu saya tidak berani ambil resiko fokus di bengkel. Sebab saya juga tidak tahu pelanggan yang datang ke bengkel itu akan berlangganan terus apa sekali datang saja. Setelah Bengkel Motor DID Custom berjalan delapan tahun saya baru memutuskan untuk berhenti bekerja dan fokus pada bengkel saya,” ungkapnya.

Baca juga: Honda Win 100 Booming, Kudus Vintage Sampai Tolak Pesanan Restorasi

Dia mengatakan, saat ini pelanggan Bengkel Motor DID Customnya itu sudah punya banyak pelanggan. Menurutnya, pelanggan tidak hanya orang Kudus saja, tapi seluruh Karesidenan Pati dan Demak. Dia berharap, ke depan usaha dunia otomotif tidak dipandang sebelah mata.

“Saya bersyukur dari usaha Bengkel Motor DID Custom ini, hasilnya saya bisa bangun rumah, beli mobil dan mampu cukupi kebutuhan keluarga. Semoga makin berkah dan usaha saya makin lancar,” tukasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER