31 C
Kudus
Rabu, Februari 11, 2026

Kaya Manfaat Kesehatan, Stik Waluh Buatan Mia Laris di Pasaran

BETANEWS.ID, KUDUS – Di ruangan dapur sebuah rumah di RT 1 RW 5 Desa Jati Kulon, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus tampak beberapa perempuan sedang sibuk menggiling adonan berwarna kuning. Setelah digiling, adonan tersebut digoreng. Rangkaian itu adalah proses pembuatan stik waluh yang kaya manfaat.

Pemilik usaha pembuatan stik waluh Mia Ellawati (25) menuturkan, stik waluh merupakan usaha keluarganya yang mulai diproduksi sejak 2013. Dia mengaku, memilih bahan dasar waluh dikarenakan tanaman bernama latin cucurbita itu kaya akan manfaat kesehatan. Selain itu rasanya juga lebih enak.

Mia Ellawati sedang membungkus stik waluh yang diproduksinya. Foto: Rabu Sipan

“Sebelumnya saya juga pernah bikin stik dari bahan lain, di antaranya bayam, sawi, keju. Namun yang dihasilkan hanya rasa asin, setelah dapat ide bikin stik dari waluh rasanya itu lebih enak. Selain gurih, ada rasa manisnya,” ujar perempuan yang akrab disapa Mia kepada Betanews.id, Selasa (18/8/2020).

-Advertisement-

Baca juga: Abon Tongkol Jadi Usaha Menarik, Awalnya Pipit Bantu Suami Makan Ikan

Anak pertama dari tiga bersaudara itu menambahkan, rasa manis yang ada di stik produksinya merupakan alami dari waluhnya. Jadi tidak ditambah gula, sehingga bagus untuk kesehatan tubuh.

Waluh atau labu kuning, lanjutnya, mengandung vitamin A serta beta karoten yang baik untuk kesehatan mata. Waluh juga mengandung antioksidan yang mampu memperlancar pencernaan serta mampu memelihara sistem pencernaan.

Lebih lanjut, waluh juga aman dikonsumsi bagi penderita diabetes. Sebab waluh itu tinggi serat serta rendah karbohidrat. Sayuran yang umumnya berwarna kuning itu kaya akan kalium, yang membantu untuk menurunkan tekanan darah. Jadi baik untuk memelihara jantung.

“Dengan kandungan serat yang tinggi, waluh juga dipercaya mampu menurunkan berat badan,” ujarnya dalam produk yang diberi label produk olahannya MDG itu.

Baca juga: Cita Rasa Khas Pisang Goreng di Raja Banana Crispy Jadi Buruan Pembeli

Perempuan yang melepas masa lajangnya tahun lalu itu mengatakan, dengan banyak manfaat serta rasa yang manis dan gurih tersebut, stik waluh produksinya banyak digemari semua kalangan, baik anak-anak, remaja hingga orang tua.

Dia menyediakan stik waluh dalam kemasan 200 gram yang dijual Rp 12 ribu, serta ada kemasan kecil yang dijual Rp 2 ribu. Untuk pemasaran, tuturnya, selain dititipkan di toko dan warung-warung di Kudus, ia juga memasarkan melalui media daring.

“Melalui pemasaran daring kami sering dapat pesanan dari luar daerah, di antaranya Jepara, Demak, Jogja, Pati, Jakarta, dan Surabaya,” tukasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER