Menengok Peternakan Sapi Brangus Kudus yang jadi Langganan Artis Ibu Kota

BETANEWS.ID, KUDUS – Seorang perempuan tampak sedang menyemprot beberapa sapi berukuran besar di sebuah kandang yang berada di pinggir sawah yang ada di Desa Jepang, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus. Perempuan tersebut adalah Herni (43), pemilik Peternakan Sapi Brangus.

Dikatakan Herni, peternakan yang dikelola bersama sang suami tersebut, sudah ada sejak lima tahun lalu. Sapi-sapi yang dipelihara di peternakannya, dipersiapkan khusus untuk dijual ketika mendekati Hari Raya Idul Adha. Sapi dari Peternakan Brangus sendiri, juga menjadi langganan artis.

“Di Jakarta kami punya lapak, tepatnya di daerah Mampang. Sapi-sapi yang ada di sini difoto, terus dipasarkan di sana. Kalau sudah ada yang pesan, nanti dikirim ke lapak yang di Mampang itu. Dari sana, kami punya pelanggan dari kalangan artis. Seperti tahun lalu ada Andre Taulani, terus tahun ini ada Cut Yanti,” papar Herni, Selasa (28/7/2020).

-Advertisement-

Baca juga : Gagal Jadi TNI Hingga Tujuh Kali, Jenggot Justru Sukses di Usaha Jual Kambing

Herni kemudian menunjukkan dua ekor sapi yang sudah di pesan oleh Cut Yanti. Dua sapi gemuk yang berbeda warna itu merupakan pilihan dari kakak Cut Tari tersebut. Tak lupa ia memberikan tulisan berupa cat putih di kedua badan sapi.

Herni sedang memandikan sapi di peternakan miliknya. Foto: Titis Widjayanti

Ia juga katakan, bahwa sapi yang dibeli Ria Ricis dan sempat diunggah di channel Youtubenya itu juga berasal dari peternakannya.

“Yang dibeli Ria Ricis itu juga dari sini. Bedanya, sapi itu dibeli orang, terus setelah itu dibeli Ria Ricis. Masuk ke youtubenya juga kok,” kata dia.

Dikatakan Herni, peternakan yang selalu rajin dibersihkan itu bisa menjamin kualitas sapi-sapi terbaik. Mulai dari jenis limousin, brangus, brahma, segon dan simmental. Selain bentuk perawatan, kualitas makan dan pemberian vitamin juga dilakukan oleh Hernie. Terlebih ketika musim pancaroba datang.

“Ya bisa dilihat dan dicium aromanya bagi yang datang. Kenapa saya bisa bilang ini peternakan besar dan terbersih. Kami memang selalu membersihkan sampai tidak berbau. Selain itu, makannya juga kami suplai yang sehat dan terjadwal. Makaya sapi-sapinya bisa gemuk dan segar-segar. Untuk kesehatan, setiap 6 bulan sekali kami beri obat cacing. Kalau misal musim nggak nentu dan kelihatan sakit, saya kasih B Kompleks,” kata dia.

Baca juga : Belajar Peternakan Sapi Perah di Susu Moeria

Untuk interval harga dikatakan Herni, tergantung berat, jenis serta bentuk sapi. Seperti bentuk sapi yang bertanduk dan berwarna kemerahan merupakan bentuk sapi yang lebih mahal daripada yang lain. Herni menyebutkan sapi-sapi tersebut dibanderol dengan harga Rp 21 juta sampai dengan Rp 60 juta.

“Kalau harga tergantung besar dan berat ya. Terus bentuk dan jenis juga memengaruhi. Misalnya sama-sama yang limousin, kan warnanya agak kemerahan, tapi yang satu bertanduk yang satu enggak, itu mahalan yang bertanduk. Memang selera pasar seperti itu,” ungkap dia.

Hingga saat ini, setiap tahun Peternakan Sapi Brangus selalu laris menjadi langganan para pencari sapi kurban di Jakarta.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER