31 C
Kudus
Kamis, Februari 12, 2026

Dua Bulan Angka Pencari Kerja di Kudus Capai 1.580 Orang, Didominasi Lulusan SMA

BETANEWS.ID, KUDUS – Pencari kerja asal Kabupaten Kudus ternyata cukup banyak. Dalam dua bulan terakhir, yakni bulan Juni dan Juli 2020, angka pencari kerja mencapai 1.580 orang. Dari jumlah tersebut, didominasi lulusan SMA.

Kepala Bidang (Kabid) Penempatan Pelatihan dan Produktivitas Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja Perindustrian, Koperasi dan UKM (Disnakerperinkop UKM) Kabupaten Kudus Bambang Santoso menuturkan, banyaknya pencari kerja asal Kudus bisa dilihat dari banyaknya masyarakat yang mengajukan permohonan Kartu Kuning atau AK-1.

Menurutnya, permohonan bisa dikatakan meningkat setelah pihaknya menutup sementara layanan permohonan pembuatan AK-1. Penutupan sementara dilakukan di bulan April dan Mei 2020 akibat pandemi Covid-19.

-Advertisement-

Baca juga : Pemohon Kartu Kuning di Kudus Melonjak

“Jadi kemarin kami sempat menutup sementara layanan. Namun sejak bulan Juni kami sudah normal kembali,” tuturnya, Sabtu (25/7/2020).

Bambang menjelaskan, kembali dibukanya layanan di bulan Juni 2020 hingga tanggal 23 Juli 2020, jumlah pemohon mencapai 1.580 orang. Sementara, pemohon didominasi lulusan SMA.

“Jadi memang komplit. Dari lulusan SD ada, SMP dan SLTA. Sampai lulusan S1. Namun yang paling banyak SLTA,” jelasnya.

Bambang menjelaskan lebih detail, mengacu pada data dari bulan Januari hingga 23 Juli 2020. Jumlah pemohon Kartu AK-1 yakni 3.643 orang. Khusus untuk lulusan SMA mencapai 2.400 orang lebih. “Ya sekitar 70 persenanan,” terangnya.

Menurutnya, pemohon yang menggunakan ijazah SMA tersebut kebanyakan akan mendaftar di pabrik. Hal tersebut mengingat sekitar bulan Maret 2020 banyak pabrik yang mengurangi karyawannya. Selain itu, banyak juga lulusan baru yang sedang mencari perkerjaan.

Baca juga : Disnaker Kudus Hentikan Layanan Online Sejak 9 Juni 2020

“Jadi kemarin waktu awal-awal pandemi. Ya sekitar Maret ya, banyak pabrik yang mengurangi karyawannya. Ada yang di rumahkan juga. Pasti ini mereka (pabrik) pada butuh. Terutama untuk operator,” tuturnya.

Bambang juga memprediksi, nantinya hingga akhir bulan Juli dan masuk bulan Agustus 2020, pemohon Kartu AK-1 akan meningkat. Pihaknya, mengaku sudah siap jika lonjakan pemohon benar-benar terjadi.

“Sehari rata-rata 50 hingga 70 orang. Namun kami sudah siap jika sehari 92 sampai 94 orang,” tuturnya.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER