31 C
Kudus
Kamis, Februari 12, 2026

Imbas Pandemi, BLK Kudus Batasi Peserta Pelatihan

BETANEWS.ID, KUDUS – Seorang pria mengenakan masker dan face sheild tampak berjalan menuju sebuah ruangan di Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disnakerperinkopukm) Kudus. Memasuki ruangan itu, terlihat sejumlah pria duduk mendengarkan pemateri yang sedang menjelaskan tentang kompresi. Setelah dari kelas otomotif itu, dia berjalan menuju kelas memasak.

Pria itu tak lain adalah Anggun Nugroho (37), Kepala UPTD BLK Disnakerperinkopukm Kudus. Dirinya sedang melihat proses belajar di Balai Latihan Kerja (BLK). Pria yang akrab disapa Anggun itu sudi berbagi penjelasan kepada betanews.id tentang pelatihan di sana.

Anggun Nugroho (kanan) Kepala UPTD BLK Kudus. Foto: Ahmad Rosyidi

Baca juga : Setelah Lebaran, BLK Siapkan Tiga Pelatihan Penanganan Corona

-Advertisement-

Saat ini, pelatihan di BLK ada pembatasan peserta, hanya untuk warga Kudus saja. Berbeda dengan sebelum ada pandemi, peserta bisa dari luar kota. Demi mencegah penyebaran Virus Covid-19, jadi dilakukan pembatasan wilayah bagi peserta BLK.

“Masih masa pandemi, jadi kami batasi hanya untuk warga Kudus saja. Sebenarnya untuk pelatihan dengan anggaran APBN ini bersifat umum. Yang penting WNI dan memiliki KTP,” terangnya, Selasa (21/7/2020).

Pelatihan kali ini ada lima kelas, di antaranya kelas mengelas pembuatan wastafel, pembuatan face sheild dan memasak. Setiap kelas ada 15 orang peserta. Karena kelas ini dibiayai BPJS Kesehatan, jadi perekrutan dilaksanakan pihak BPJS.

Sedangkan pelatihan yang dibiayai APBN yaitu pembuatan roti dan kue, serta otomotif sepeda motor. Untuk waktu pelatihan tidak sama, ada yang di mulai tanggal 13 Juli 2020, dan 20 Juli 2020. Selesainya juga berbeda-beda, karena waktu yang dibutuhkan setiap pelatihan tidak sama.

Baca juga : Gerakkan Sektor UMKM, Ganjar Borong 3 Juta Masker Senilai Rp 10 Miliar

“Kami hanya memfasilitasi pelatihan saja untuk kelas dari BPJS itu. Berbeda dengan yang APBN, kami yang membuka pendaftarannya. Yang BPJS itu 10 hari, dengan total 80 jam. APBN pelatihan sepeda motor selama 43 hari dengan total 230 jam. Kue dan roti 18 hari dengan 160 jam,” jelasnya.

Tidak hanya pembatasan domisili peserta, jam pelatihan juga dikurangi. Sebelumnya mulai pukul 07.00 WIB hingga pukul 14.00 WIB, sekarang mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER