BETANEWS.ID, KUDUS – Ratusan orang tampak berdiri di depan tempat pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Markas Polisi Resor (Mapolres) Kudus, Senin (29/6/2020). Diantara pemohon tersebut, tampak seorang pria mengenakan baju putih dan celana hitam sedang memberi arahan. Pria itu tak lain adalah Iptu Heri Purwanto (49), Kaur Bin Opsnal Sat Intel (KBO) Polres Kudus, yang sedang menjelaskan jadwal membuat SKCK kepada mereka.
Usai memberi arahan, pria yang akrab disapa Heri itu berbagi penjelasan kepada betanews.id tentang pembuatan SKCK. Dia mengatakan, dari pihak kepolisian sebenarnya sudah membatasi pemohon dan membuatkan jadwal. Yaitu pembatasan 100 orang per hari yang berlaku bagi pemohon SKCK baru, sedangkan untuk perpanjangan tidak ada pembatasan.

“Sebenarnya sudah kami batasi, per hari 100 orang pemohon SKCK baru. Karena membuat baru prosesnya lebih lama, jadi kita batasi. Pembatasan itu demi menghindari kerumunan saat antre, karena kami sudah menerapkan protokol kesehatan,” ungkapnya, Senin (29/6/2020).
Menurutnya, antrean masih ramai karena ada warga yang datang tidak sesuai jadwal. Pihaknya sudah berusaha memberi penjelasan kepada mereka agar sabar dan datang sesuai jadwal.
Baca juga: Pemohon SIM Meningkat, Satlantas Polres Kudus Perketat Protokol Kesehatan
“Kami sudah berusaha memberi penjelasan. Mungkin karena terlalu lama jadi ada yang tidak sabar. Sebenarnya saat ini pemohon sudah mulai berkurang, sebelumnya antrean hingga sepekan lebih,” kata warga Desa Jati Kulon, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus itu.
Mekanismenya, warga yang datang harus mengambil formulir kemudian akan mendapat jadwal pembuatan SKCK. Heri melanjutkan, saat ini jadwal antrean sudah berkurang menjadi tiga hingga empat hari, dari sebelumnya yang mencapai sepekan.
“Ini sudah berkurang sebenarnya. Jadi warga yang datang kami beri formulir dulu, di formulir ada jadwalnya. Karena ini masa lulusan sekolah jadi pemohon SKCK meningkat. Apalagi kemarin kita juga tutup cukup lama, jadi kami memaklumi,” jelasnya.
Baca juga: Satlantas Polres Kudus Masih Tunggu Intruksi untuk Pembuatan SIM Gratis pada 1 Juli 2020
Sementara itu, pemohon SKCK baru Muhammad Bagas Prasetyo (19) mengaku sudah antre hingga dua pekan. Dirinya mendapat jadwal hari Jumat, tetapi hari itu dia datang sudah tutup. Sehingga warga Desa Kesambi, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus itu datang lagi hari Senin.
“Ini sudah berkurang, saya tanya tadi antrean tidak sampai sepekan. Kalau saya kemarin menunggu lama. Ini sudah bawa persyaratan tinggal ambil,” tukas Bagas.
Editor: Ahmad Muhlisin

