BETANEWS.ID, KUDUS – Akun Facebook Ketua Komisi D DPRD Kudus Mukhasiron dibajak orang yang tidak bertanggung jawab. Akun dengan nama Mukhasiron tersebut juga sempat kepada meminta kepada sejumlah teman untuk mentransfer uang.
Melalui Messenger, akun yang memiliki pertemanan sejumlah 4.977 tersebut, meminta uang sebesar Rp 2,5 juta. Uang tersebut diminta untuk ditransfer, dengan alasan untuk dikirimkan kepada keluarga yang sedang dirawat di rumah sakit.
Pada pesan tersebut, seolah-olah yang bersangkutkan berjanji akan mengembalikan uang dengan nominal yang lebih besar dari Rp 2,5 juta. Selain itu, akun tersebut juga berdalih tidak bisa mengambil uang karena nomor rekening sedang diblokir, sehingga menggunakan nomor rekening atas nama orang lain.
Baca juga : Pesantren di Kudus Usulkan Pengadaan Alkes Senilai Rp 3,36 Miliar
“Mohon jangan hiraukan permintaan apapun, karena FB saya lagi dibajak,” tutur Mukhasiron saat dihubungi lewat sambungan telepon, Kamis (24/6/2020).
Dia mengungkapkan, dirinya baru mengetahui jika akun Facebooknya dibajak, karena diberitahu temannya. “Mulanya itu beberapa teman banyak yang telepon. Konfirmasi kebenarannya. Saya kaget, setelah saya buka FB, ternyata tidak bisa masuk. Sudah diblokir dan passwordnya sudah ganti,” jelasnya.

Menurutnya, isi dari permintaan Facebooknya yakni meminta uang. Alasannya yakni terdapat keluarga yang sedang dirawat di rumah sakit.
Padahal, dirinya tidak meminta dan mengirim pesan kepada teman-temannya di akun Facebook. “Rata-rata Rp 2,5 juta dengan alasan untuk membantu saudara di rumah sakit. Dia juga berjanji akan mengembalikan lebih dari Rp 2,5 juta. Modusnya sama diinbok semua,” tuturnya.
Hingga kini, Mukhasiron memperkirakan belum ada yang merespon permintaan akun Facebook tersebut. Dia meminta agar teman-temannya menghiraukan pesan tersebut.
Baca juga : Dewan Sebut Pemkab Kudus Masih Banyak PR Soal Persiapan New Normal di Pesantren
“Terakhir saya buka FB empat hari yang lalu. Namun sejak hari Rabu (24/6/2020) sudah tidak bisa dibuka dan mulai ramai pesan tersebut,” jelasnya.
Menurutnya, dirinya sudah melaporkan kasus tersebut kepada pihak kepolisian. Saat ini kasus tersebut tengah ditangani Polres Kudus.
“Tadi pagi (25/6/2020) saya sudah ke Polres. Dan melaporkan kejadian tersebut. Saat ini saya sudah berada di Semarang,” tutur anggota DPRD dari Fraksi PKB tersebut.
Editor : Kholistiono

