BETANEWS.ID, KUDUS – Renovasi kawasan Stasiun Wergu Kudus dipastikan tidak akan menghilangkan bentuk asli bangunan lama. Pengelola proyek diminta tetap menjaga karakter bangunan yang masuk kategori cagar budaya.
General Manager Lapangan PT Wisan Tri Jaya, Sandung Hidayat mengatakan, sejak awal pihaknya sudah mendapat sejumlah ketentuan dari PT KAI dan tim cagar budaya. Salah satunya, larangan mengubah bentuk utama bangunan lama.
Menurut dia, tim cagar budaya bahkan sudah beberapa kali datang langsung ke lokasi. Mereka memberikan arahan terkait bagian bangunan yang boleh direnovasi dan yang harus dipertahankan.
“Ada bangunan yang tidak boleh dirubuhkan. Kalau menambah bangunan juga material dan warnanya harus menyesuaikan,” ujar Sandung di Stasiun Wergu belum lama ini.
Sandung mengaku berupaya mengikuti seluruh arahan yang diberikan. Warna bangunan dan sejumlah material disebut tetap mempertahankan nuansa khas stasiun kereta zaman dahulu.
“Kami tentu sepakat, karena konsep tersebut justru menjadi nilai tersendiri bagi kawasan Stasiun Wergu. Pengunjung nantinya tetap bisa merasakan suasana bangunan lama meski area di sekitarnya sudah lebih modern,” bebernya.
Ia menilai pelestarian bangunan lama penting dilakukan agar nilai sejarah kawasan tidak hilang. Terlebih, Stasiun Wergu sudah cukup lama dikenal masyarakat Kudus.
Baca juga : Stasiun Wergu Disulap Jadi Sport Center, Nilai Investasi Tembus Rp4 Miliar
“Selain menjaga bentuk bangunan, proses renovasi juga tetap melalui berbagai perizinan resmi. Mulai dari analisis dampak lalu lintas hingga izin usaha hiburan telah diproses pihak pengelola,” jelasnya.
Menurut Sandung, seluruh proses dilakukan agar proyek berjalan sesuai aturan. Ia memastikan pihaknya tidak ingin pembangunan menimbulkan persoalan di kemudian hari.
“Perizinan kami urus semua. Jadi bukan asal bangun,” katanya.
Ia berharap revitalisasi kawasan tersebut nantinya bisa menjadi contoh pemanfaatan aset lama tanpa menghilangkan nilai sejarahnya. Dengan begitu, kawasan Stasiun Wergu tetap hidup, namun identitas lamanya tidak hilang.
Saat ini pembangunan masih berlangsung di sejumlah titik. Nantinya, Stasiun Wergu bakal disulap menjadi sport center, di antaranya arena biliar, padel, dan fasilitas lainnya.
“Kami menargetkan arena biliar bisa launching pada akhir Juni 2026. Sementara seluruh kawasan ditargetkan mulai beroperasi penuh pada awal tahun 2027,” imbuhnya.
Editor: Kholistiono

