12 Gerai KDMP di Kudus Sudah Selesai Dibangun, Tunggu Sarpras untuk Beroperasi

BETANEWS.ID, KUDUS – Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Kudus terus menunjukkan progres signifikan. Hingga saat ini sudah ada 12 desa yang sudah selesai membangun gerai koperasi.gagasan Presiden Prabowo Subianto.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Kudus, Famny Dwi Arfana mengungkapkan, bahwa progres pembangunan KDMP di lapangan melampui target. Saat ini juga ada 80 gerai yang masih proses pembangunan.

“Saat ini di Kudus sudah ada 12 gerai Kopdes Merah Putih yang sudah selesai dibangun. Lokasi merata tersebar di semua kecamatan di Kabupaten Kudus,” ujar Famny di Lapangan Desa Gondosari beberapa hari lalu.

-Advertisement-

Famny merinci, desa yang gerai Kopdes Merah Putih sudah selesai dibangun. Antara lain, di Kecamatan Dawe ada Desa Puyoh dan Samirejo. Di Kecamatan Gebog, Desa Gondosari dan Besito.

Kemudian di Kecamatan Jati, di Desa Getas Pejaten, Pasuruan Lor, dan Loram Wetan. Kecamatan Mejobo, Desa Gulang. Sementara Kecamatan Undaan, ada Desa Kutuk.

“Di Kecamatan Bae, ada Desa Ngembalrejo. Sedangkan di Kecamatan Kaliwungu, ada Desa Papringan dan Blimbing Kidul,” rinci Famny.

Baca juga: ASN Kudus Diimbau Sisihkan THR untuk PPPK Paruh Waktu, Alokasi Anggaran Rp32,8 M

Famny menambahkan, dari total 132 desa dan kelurahan di Kabupaten Kudus, sebanyak 80 desa telah menyatakan kesiapan atau sedang dalam proses pembangunan Koperasi Desa Merah Putih.

“Progresnya memang berbeda-beda karena waktu mulai pembangunan juga tidak sama. Ada yang sudah 100 persen selesai pembangunan, serta juga ada yang pembangunannya masih berprogres,” jelasnya.

Untuk pembiayaan, Famny menegaskan, seluruh pembangunan fisik KDMP didukung oleh pemerintah pusat melalui PT Agrinas. Setiap koperasi dibangun di atas lahan seluas 1.000 meter persegi, dengan bangunan utama berukuran 20 x 30 meter atau sekitar 600 meter persegi.

“Sisa lahan akan dimanfaatkan untuk area parkir dan penunjang kegiatan koperasi,” terangnya.

Setelah pembangunan fisik selesai, tahapan berikutnya adalah penguatan operasional. Pemerintah pusat akan melengkapi fasilitas koperasi, termasuk peralatan dan kendaraan operasional guna menunjang aktivitas usaha.

Famny berharap, kehadiran KDMP dapat bersinergi dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) serta mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dengan demikian, perputaran ekonomi desa dapat meningkat dan UMKM lokal semakin berkembang.

“Kami berharap KDMP menjadi penggerak ekonomi desa dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” imbuhnya.

Editor: Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER