BETANEWS.ID, KUDUS – Menjelang arus mudik Lebaran 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus mulai mempercepat perbaikan jalan berlubang di sejumlah titik. Penambalan dikebut agar jalur yang dilintasi pemudik dalam kondisi aman dan nyaman.
Perbaikan dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kudus melalui Bidang Bina Marga. Petugas menyisir ruas-ruas jalan yang mengalami kerusakan, terutama di jalur yang diprediksi padat saat arus mudik.
Tak hanya jalur utama, jalan alternatif juga menjadi perhatian. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan yang biasanya memanfaatkan jalur pengurai kepadatan.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kudus, Harry Wibowo, mengatakan, pihaknya sudah memetakan titik-titik prioritas bersama instansi terkait. Koordinasi dilakukan dengan Satlantas Polres Kudus dan Dinas Perhubungan.
“Ada sekitar empat sampai enam ruas yang diperkirakan menjadi jalur alternatif mudik. Itu yang kami prioritaskan. Kalau ada lubang, langsung kami tambal,” ujar Harry kepada Betanews.
Menurut Harry, kondisi kemantapan jalan di Kabupaten Kudus saat ini berada di kisaran 90 persen dengan kategori baik dan sedang. Meski begitu, perbaikan tetap dilakukan untuk menjaga kualitas jalan tetap optimal.
Baca juga: Ramadan Tak Halangi Layanan Publik, MPP Kudus Layani Ratusan Warga Tiap Hari
Ia menyebut perbaikan jalan dilakukan sesuai arahan Bupati Kudus agar pelayanan kepada masyarakat tetap maksimal, khususnya menjelang momentum Lebaran yang identik dengan peningkatan mobilitas warga.
“Perbaikan terus kami lakukan meskipun kondisi anggaran tahun ini berkurang. Yang penting masyarakat tetap merasa aman saat melintas,” katanya.
Untuk tahun 2026, lanjutnya, anggaran pemeliharaan jalan dialokasikan sekitar Rp 5 miliar dari anggaran rutin Bidang Bina Marga Dinas PUPR. Dana tersebut digunakan untuk penambalan maupun perawatan berkala di berbagai ruas jalan.
“Jumlah anggaran itu hanya sekitar separo dari tahun sebelumnya. Pengurangan terjadi akibat pemangkasan dana Transfer ke Daerah (TKD) oleh pemerintah pusat,” jelasnya.
Meski demikian, ia memastikan penanganan jalan rusak dan berlubang akan selalu dimaksimalkan. Hal tersebut guna memastikan warga yang melintas di jalanan Kabupaten Kudus tetap nyaman dan selamat.
“Kami berharap langkah ini bisa menekan potensi kecelakaan. Serta memberikan kenyamanan bagi warga dan para pemudik yang melintasi Kabupaten Kudus saat Lebaran nanti,” harapnya.
Editor: Kholistiono

