BETANEWS.ID, KUDUS – Kehadiran warung sedekah yang berada di Jalan Jendral Ahmad Yani, Kudus menjadi berkah tersendiri bagi masyarakat, khususnya kalangan warga kurang mampu maupun musafir. Selama bulan Ramadan, warung ini membuka layanan setiap hari dengan membagikan ratusan porsi makanan gratis menjelang waktu berbuka puasa.
Pemilik warung sedekah, Bosnia Sasmita mengatakan, setiap hari pihaknya menyiapkan sekitar 300 hingga 350 porsi makanan. Semua diberikan tanpa syarat kepada siapa pun yang datang.
“Setiap yang minta pasti kami kasih. Tidak kami lihat latar belakangnya, yang penting dia membutuhkan kita beri,” katanya saat ditemui di sela aktivitasnya, Jumat (27/2/2026).
Ia menegaskan, apa yang dilakukan itu dilandasi nilai keagamaan yang diambil dari ajaran dalam Alquran, khususnya ayat-ayat yang mendorong umat untuk berbagi dan bersedekah.
Baca juga: Kisah Didi, Warga Bandung yang Sukses Jualan Cimol & Kentang di Kudus
Menurutnya, prinsip utama warung sedekah adalah memberi dengan ikhlas tanpa mengharap balasan maupun ucapan terima kasih.
“Ada ayat yang menjelaskan memberi makan itu hanya mengharap ridha Allah, tidak ingin balasan atau ucapan terima kasih. Itu yang kami pegang,” katanya.
Ia menjelaskan, warung sedekah ini telah berjalan selama sekitar 11 tahun. Kegiatan dimulai sejak 7 Januari 2016 dan hingga kini terus berlangsung secara konsisten.
Pada bulan Ramadan, jadwal pembagian makanan dimulai sekitar satu jam sebelum waktu berbuka puasa. Warga bisa datang untuk makan di tempat atau membawa pulang.
“Kalau Ramadan, setiap hari buka. Kami mulai bagi sekitar satu jam sebelum maghrib. Sementara untuk hari biasa buka Senin dan Kamis,” jelasnya.
Penerima manfaat berasal dari berbagai kalangan. Tidak hanya pejalan kaki atau warga kurang mampu, tetapi juga pengendara motor hingga mobil.
“Ada yang pakai motor, ada yang mobil juga. Kami tidak melihat itu, yang penting dia datang dan meminta kami berikan,” tambahnya.
Baca juga: Ngalah Jadi Berkah, Kisah Penjual Kebab yang Raup Ratusan Ribu per Hari
Salah warga, Sella Silvia asal Desa Lambangan, Kecamatan Undaan, mengaku sering datang ke warung sedekah tersebut. Ia mengetahui keberadaan warung dari temannya.
“Bagus sekali, sangat membantu orang-orang yang tidak mampu,” ujarnya.
Hal senada juga dikatakan oleh Rizal. Ia juga mengaku sering ke sana berniat untuk berbuka puasa. Tak hanya Ramadan, hari biasanya puasa sunnah setip Kamis pihaknya juga sering ke sana.
“Setiap kali puasa, baik puasa wajib Ramadan maupun puasa sunnah Senin, Kamis saya selalu ke sini. Sangat membantu warga, dan menu selalu gonta-ganti. Harapannya semakin banyak donatur,” ujarnya.
Editor : Kholistiono

