BETANEWS.ID, KUDUS – Di depan lapangan Desa Gribig, Kecamatan Gebog, Kudus, sebuah gerobak sederhana mencuri perhatian warga. Dari balik etalase kaca, aneka camilan bergaya Korea Selatan tersaji menggoda. Gerobak itu bernama Corndog SC, salah satu pilihan jajanan yang kini ramai disambangi warga sekitar.
Kiki (40), pemilik Corndog SC, menuturkan corndog menjadi menu utama yang ia tawarkan. Selain itu, ia juga menjual camilan lain seperti cireng, tahu mercon, dan moci. Meski begitu, corndog tetap menjadi primadona dengan beragam isian yang diminati pembeli.
Baca Juga: Gerobak “Getuk & Tiwul” Wiwi, Nostalgia Rasa Tradisional di Karangbener Kudus
“Kami menjual camilan khas Korea Selatan, spesialis corndog. Isiannya ada sosis, mozzarella, dan cokelat, dibalut dengan tepung roti atau tepung panir,” ujarnya saat ditemui beberapa waktu lalu.
Untuk menambah cita rasa, Corndog SC menyediakan beragam pilihan topping, baik asin maupun manis. Varian asin meliputi saus, mayones, bumbu balado, sapi panggang, keju, dan BBQ. Sementara untuk pecinta rasa manis, tersedia topping choco, matcha, tiramisu, taro, stroberi, Oreo, hingga Milo.
Baca Juga: Murah Meriah, Singkong Keju dan Piscok Mariono Jadi Favorit Mahasiswa UIN Sunan Kudus
Kiki mengklaim, corndog buatannya memiliki ukuran lebih besar dibandingkan corndog pada umumnya. Teksturnya lembut dengan tampilan yang rapi, serta isian yang melimpah. Ia juga memastikan seluruh produknya dibuat tanpa tambahan MSG atau penyedap rasa buatan.
Soal harga, camilan ini tergolong ramah di kantong. Corndog varian sosis dibanderol Rp2 ribu, varian cokelat Rp3 ribu, dan varian mozzarella Rp5 ribu. Sementara menu camilan lainnya dijual mulai dari Rp2 ribu.
“Saya buka setiap hari, mulai pukul 10.00 WIB hingga 21.00 WIB. Kalau pembeli kebanyakan anak muda,” bebernya.
Penulis: Nania Rizka Apriliyani, Mahasiswa PPL PBSI UMK
Editor: Haikal Rosyada

