Sempat Terpuruk Usaha Baksonya Bangkrut, Resa Bangkit Jual Sembako dan Lauk Segar

BETANEWS.ID, KUDUS – Di tepi Jalan Kudus – Jepara tepatnya di selatan lampu merah Yakis, Desa Garunglor, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus tampak sebuah bangunan beratap galvalum. Tepat di bawah atap terbentang tulisan bakso balungan dan mie ayam ceker. Tempat tersebut, dulunya adalah warung Bakso King yang tutup akibat corona.

Resa Desiana (32) pemilik kedai Bakso King menuturkan, sejak pandemi corona masuk Indonesia, omzet penjualan di Bakso King terus merosot. Bahkan sampai titik di mana pendapatan itu tidak mampu untuk digunakan membeli bahan baku bakso.

Warung bakso dan mi ayam yang kini berubah fungsi untuk berjualan sembako dan lauk segar. Foto : Rabu Sipan

“Sejak ada corona omzet Bakso King turun terus. Saya pun rugi dan bangkrut. Dengan terpaksa saya menutup semua kedai bakso yang ku punya,” ujar perempuan yang akrab disapa Resa kepada betanews.id, Kamis (7/5/2020).

-Advertisement-

Perempuan yang tercatat sebagai warga Kelurahan Panjunan, Kecamatan Kota, Kudus itu menuturkan, mempunyai delapan kedai bakso yang tersebar di Kudus, Demak, dan Jepara. Saat ada virus Covid-19 semua kedainya itu ditutup karena sepi pembeli.

Baca juga : Kisah Aji, Pernah Dicemooh saat Awal Rintis Usaha Servis Jok Karena Penghasilan Kecil

“Akibat dari kerugian itu, saya jadi punya utang banyak. Saya pusing dan nangis terus. Bahkan sempat menutup diri dari pergaulan, serta minder bertemu orang,” beber perempuan berambut pirang tersebut.

Namun, kata dia, di saat menutup diri dan merenung, dirinya kepikiran nasib karyawannya. Kalau dia yang punya usaha bisa terdampak begitu hebatnya, apalagi mereka yang menggantungkan nasib pada dirinya. Sejak itulah Resa mulai berfikiran untuk merintis usaha lagi.

Dia pun mengaku memeras otak, usaha apa yang sekiranya cocok di saat virus corona merebak. Maka dipilihlah usaha jualan sembako dan aneka ikan serta daging segar. Menurutnya, sembako dan ikan serta daging pasti tetap dibutuhkan masyarakat. Apalagi kalau dijual dengan harga murah pasti laris manis.

“Benar saja aneka sembako dan dan lauk pauk segar yang saya jual diburu pembeli. Bahkan pelanggan tidak hanya orang Kudus saja melainkan juga ada yang datang dari Jepara,” ujar Resa yang mengaku mulai berjualan sembako dan lauk pauk segar sejak sebulan yang lalu.

Perempuan yang mempunyai enam anak itu menuturkan, menjual berbagai macam sembako dan lauk segar dengan harga di bawah pasar. Antara lain, daging ayam, daging sapi, daging kerbau, telur, aneka ikan laut. Ada juga sempolan, adonan bakso ayam dan bakso sapi.

Baca juga : Kisah Pilu Pak Slamet, Sudah Kena Tipu Masih Terlilit Utang

“Kami juga menyediakan minyak goreng, dan aneka buah di antaranya, pisang, semangka serta melon,” jelas perempuan berkaca mata tersebut.

Dia bersyukur, dagangan yang dijualnya laris manis diserbu pembeli. Sehingga dia tidak sampai merumahkan karyawannya. Serta bisa membayar gaji mereka yang tertunggak.

“Tentunya juga bisa untuk bertahan hidup dan bisa untuk menghidupi keluarga. Semoga saja jualan saya makin lancar dan laris,” harap Resa yang diamin oleh pekerjanya.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER