Tak Hanya Ngantor di Desa, Bupati Jepara Bakal Luncurkan Program Baru Ngopi Bareng

BETANEWS.ID, JEPARA – Selain program Bupati Ngantor di Desa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara akan melaunching program baru bernama “Ngopi Bareng” yang merupakan singkatan dari Ngolah Pikir Bareng Kepala Desa. 

Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinsospermades) Kabupaten Jepara, Muh Ali mengatakan dua program itu merupakan program khusus dari Bupati Jepara, Witiarso Utomo. 

Baca Juga: Siswa di Jepara yang Terpapar Ideologi Ekstrem Ternyata Korban Bullying dan Bukan Target Utama

-Advertisement-

Perbedaan utama dari kedua program itu yaitu pada pelaksanaan dan sasaran kegiatan. 

Jika program Bupati Ngantor di Desa dilaksanakan setiap satu minggu sekali pada hari Selasa, difokuskan di satu desa untuk menggali persoalan di satu kecamatan. Maka Program Ngopi Bareng dilaksanakan satu minggu sekali di hari Rabu dengan fokus langsung pada permasalahan di masing-masing desa. 

“Jadi kalau di Ngopi Bareng, itu nanti sasarannya satu hari di dua desa. Kalau Ngantor di Desa kan satu hari satu desa fokusnya persoalan di satu kecamatan,” kata Muh Ali saat ditemui di Kantor Dinsospermades Jepara, Jumat (9/1/2026). 

Muh Ali melanjutkan program baru itu rencananya akan dilaunching pada tanggal 22 Januari mendatang. 

Desa pertama yang dipilih yaitu Desa Papasan, Kecamatan Bangsri serta Desa Wedelan atau Guyangan, Kecamatan Bangsri.  

“Lokasinya di Balai Desa atau di tempat manapun bisa, menyesuaikan,” ujarnya.  

Adapun penentuan desa terpilih akan ditunjuk langsung oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara. Dengan syarat kepala desa proaktif serta sudah melunasi pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). 

“Yang milih desanya dari kita (Pemkab), yang petingginya pro aktif dan lunas PBB,” katanya. 

Dalam pelaksanaan program itu, Muh Ali mengatakan nantinya juga akan dilakukan pembahasan terkait pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes). 

Pihak desa nantinya akan diajak berdiskusi apakah penggunaan dana desanya selama ini sudah sesuai ketentuan atau tidak. 

Baca Juga: Kronologi Lengkap 11 Siswa SDN 2 Jatibarat Jepara Diduga Alami Keracunan Jajan 

Selain itu, melalui program tersebut, Bupati Jepara juga ingin menyelaraskan visi-misi dari program Jepara Mulus ke masing-masing desa. 

“Setiap desa APBDes-nya nanti akan kita buka, bener ngga cara penganggarannya. Serta harapannya pak bupati, dengan turunnya dana desa, desa ini bisa improvisasi untuk menaikkan pendapatan desa,” pungkasnya. 

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER