Kronologi Lengkap 11 Siswa SDN 2 Jatibarat Jepara Diduga Alami Keracunan Jajan 

BETANEWS.ID, JEPARA – Sebanyak 11 Siswa SDN 2 Jatibarat, Desa Pulodarat, Kecamatan Pecangaan, Kabupaten Jepara diduga mengalami keracunan akibat mengonsumsi jajan yang dijual di depan sekolah. 

Guru Kelas 1 SDN 2 Jatibarat, Zuliyati bercerita peristiwa itu baru diketahui pihak sekolah sekitar pukul 08.00 WIB. 

Baca Juga: 11 Siswa SDN 2 Jatibarat Jepara Diduga Keracunan Jajan dari Pedagang Keliling 

-Advertisement-

Saat itu, terdapat dua siswa di kelasnya yang tiba-tiba mengalami muntah. Zuliyati kemudian pergi ke Ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS) untuk mengambil minyak kayu putih. 

“Pas nyari minyak kayu putih, ternyata minyak kayu putihnya ada di kelas lain. Ternyata di kelas lain juga sama, mengalami muntah dan muntahnya semua sama, berupa mie,” tutur Zuli saat ditemui di Puskesmas Pecangaan, Jepara. 

Zuli menuturkan dari 11 siswa itu, tadinya beberapa siswa bahkan sempat ijin pulang. Karena mengira hanya mengalami diare biasa. 

Setelah banyak siswa yang ternyata mengalami hal serupa, siswa yang sempat pulang kemudian kembali ke sekolah dan dibawa ke Puskesmas Pecangaan. 

Sebelas siswa itu dibawa ke Puskesmas dengan dua kali rombongan. Pertama, dua siswa dibawa ke Puskesmas dengan membawa sepeda motor. Sebab, dua siswa itu kondisinya sudah cukup parah. 

Kemudian sisanya dibawa ke Puskesmas dengan mobil pribadi milik guru. 

“Dua siswa yang awal kita bawa, satu siswa itu kondisinya cukup parah. Lima kali muntah, sehingga ini masih diopname,” ungkap Zuli. 

Sebelas siswa yang mengalami keracunan, dua siswa berasal dari kelas 1, satu siswa dari kelas 2, empat siswa dari kelas 3, tiga siswa dari Kelas 4, dan satu siswa dari kelas 5.

“Dari 11 siswa itu, laki-laki nya ada enam, perempuannya lima. Yang sepuluh sudah pulang karena kondisinya sudah membaik, satu masih diopname, itu yang kelas 3,” bebernya. 

Peristiwa tersebut menurut Zuli baru pertama kali terjadi di sekolahnya. Ke depan, Zuli berharap peristiwa itu tidak kembali terulang. 

Baca Juga: Sering Dikomplain Airnya Tak Keluar, Tagihan Pelanggan di PDAM Jepara Ternyata Capai Rp15 Miliar 

Sementara itu, Dokter Jaga di UGD Puskesmas Pecangaan yang menangani para siswa, dr. Eva Nurul  Liana, dari hasil observasi, sepuluh siswa dinyatakan aman. Setelah diberi obat, kondisi mereka sudah membaik sehingga diperbolehkan untuk pulang. 

“Satu anak ini masih kita opname, karena kondisinya lemas, sehingga kita beri cairan infus,” jelasnya. 

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER