BETANEWS.ID, KUDUS – Sebanyak 281 calon jemaah haji (Calhaj) Kabupaten Kudus tercatat belum melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) pada keberangkatan Haji 2026 mendatang. Beberapa faktor mempengaruhi adanya pelunasan tersebut belum sesuai kuota yang telah diberikan untuk Kabupaten Kudus.
Sebagai informasi, kuota haji Kabupaten Kudus pada 2026 ada sebanyak 1.245 jemaah. Kuota tersebut diperuntukan bagi masyarakat yang telah melakukan pendaftar hingga tanggal 12 Februari 2013 silam.
Baca Juga: Bantu Pelaku UMKM, Dekranasda Kudus Mampu Raup Omzet Penjualan Hingga Rp20 Juta Sebulan Operasi
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kudus, Sony Wardhana menyampaikan, pelunasan Bipih tahap 1 untuk keberangkatan Haji 2026, telah resmi ditutup pada 23 Desember 2025. Menurutnya, ada sebanyak 964 Calhaj Kudus yang telah melunasi Bipih di tahap 1 dari total kuota 1.245 untuk Kabupaten Kudus.
“Sisanya ada sebanyak 281 calhaj yang tercatat belum melunasi Bipih. Dalam tahap 1 ini kami telah memberikan tenggat waktu selama satu bulan, mulai dari 24 November hingga 23 Desember 2025,” bebernya melalui aplikasi pengirim pesan, Jumat (26/12/2025).
Ia menyebut, alasan ratusan calhaj belum melunasi disebabkan beberapa hal. Pertama dikarenakan gagal sistem, kemudian Istithaah sehat masih dalam evaluasi, serta adanya alasan keluarga.
“Tapi tidak perlu kawathir, calhaj yang belum melunasi ini bisa melakukan pelunasan pada tahap kedua nanti. Untuk waktu pelunasan dimulai tanggal 2 sampai 9 Januari 2026,” ungkapnya.
Baca Juga: Proyek Perbaikan Jalan Rp64 Miliar di Kudus Hampir Rampung
Pelunasan tahap kedua, katanya diperuntukan bagi mereka yang telah mengalami gagal sistem saat melakukan pelunasan pada tahap 1, kemudian Istithaah yang masih dalam evaluasi kesehatan, pendampingan, penggabungan, hingga cadangan. Pihaknya juga mencatat ada sebanyak 177 calhaj masuk kuota cadangan.
“Harapannya, calhaj yang gagal sistem pada tahap 1 nisa melakukan proses kembali. Istithaah sehat calhaj yang masih dalam evaluasi dokter segera selesai dan calhaj cadangan tolong dalam keadaan siap untuk mempersiapkan paspor dan kesehatan hajinya, bila sewaktu-waktu dipanggil untuk menggantikan calhaj yang tak melakukan pelunasan,” tuturnya.
Editor: Haikal Rosyada

