31 C
Kudus
Rabu, Februari 11, 2026

BPBD Sebut Akibat Kejadian Kebencanaan di Kudus Kerugian Ditaksir Capai Rp71 Miliar

BETANEWS.ID, KUDUS – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus mencatat ratusan kejadian kebencanaan dengan total kerugian hingga puluhan miliar rupiah di tahun ini.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Kudus, Eko Hari Djatmiko menyebut, hingga November di tahun ini total ada 202 kejadian kebencanaan di Kudus. Di mana kebencanaan pada periode itu didominasi akibat cuaca ekstrem dan banjir.

Baca Juga: 74 Desa di Kudus Siap Bangun Kopdes Merah Putih

-Advertisement-

“Untuk jiwa yang terdampak ada sebanyak 78.450 jiwa, 3.904 rumah terendam dan 92 jiwa mengungsi. Sedangkan total kerugian akibat kebencaan itu ditaksir mencapai Rp71 miliar,” jelasnya saat memberikan pelatihan kebencanaan di Desa Karangrowo, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, Jumat (19/12/2025).

Dia menyampaikan, Kabupaten Kudus memiliki wilayah rawan, baik bencana banjir maupun longsor. Bahkan saat ini pihaknya sudah memetakan beberapa wilayah yang masuk dalam katagori rawan bencana.

Menurutnya, daeah dengan wilayah rawan bencana banjir ada 33 desa dari enam kecamatan, meliputi Kecamatan Undaan, Jati, Mejobo, Bae, Jekulo, dan Kaliwungu. Sedangkan daerah dengan wilayah rawan longsor ada 17 desa dari 2 kecamatan, yakni Kecamatan Gebog dan Dawe.

“Dari enam kecamatan itu potensi warga yang terdampak ada sebanyak 56.933 jiwa. Untuk mitigasi sudah kami persiapkan yang kami awali dengan gelar kesiapsiagaan pada 4 November di Alun-alun Simpang Tujuh, termasuk kesiapan posko,” ujarnya.

Baca Juga: Sering Kebanjiran, Desa Karangrowo Kudus Terima Bantuan Perahu Karet dan Peralatan Siaga Bencana

Ia menjelaskan, dalam penanganan bencana sebagai persiapan menghadapi cuaca ektream yang diprediksi Februari 2026 mendatang, pihaknya telah menyiapkan logistik dan sarana dan prasarana (sarpras). Adapun beberapa logistik yang disiapkan berupa beras sekitar 1 ton, 394 dus air mineral, 316 liter minyak goreng, 140 kilogram gula, 180 kaleng sarden, 17 dus mi instan.

“Kita berharap kesiapsiagan di masing-masing desa melalui Destana (Desa Tangguh Bencana) selalu siap,” imbuhnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER