31 C
Kudus
Sabtu, Februari 14, 2026

Pemkab Kudus Bakal Hutang Rp85 M untuk Pengembangan RSUD, DPRD Angkat Suara

BETANEWS.ID, KUDUS – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) mendukung langkah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus yang bakal melakukan pinjaman daerah sebesar Rp85 miliar pada tahun anggaran 2026. Dana pinjaman tersebut akan digunakan untuk pengembangan dan pembangunan gedung Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Loekmono Hadi di lahan eks Matahari Mall.

Ketua DPRD Kudus, Masan menyampaikan, bahwa lagislatif mendukung program Bupati dan Wakil Bupati Kudus tersebut. Menurutnya, saat ini hampir semua rumah sakit di Kota Kretek, baik yang milik pemerintah maupun swasta tingkat Bad Occupancy Rate (BOR)nya penuh.

Baca Juga: Verifikasi Calon Penerima TKGS Kudus Tahun 2026 Gunakan Metode Sampling

-Advertisement-

“Oleh karena itu, guna meningkatkan pelayanan kesehatan, Pemkab Kudus melakukan pengembangan dan pengembangan atau pembangunan gedung baru RSUD Loekmono Hadi di lahan eks Matahari Mall,” ujar Masan di gedung DPRD Kudus belum lama ini.

Lebih lanjut Masan mengatakan, ketika ada pembangunan gedung baru tentu akan ada penambahan ruangan beserta fasilitasnya. Sehingga nantinya akan mampu memenuhi layanan kesehatan terhadap masyarakat.

“Pembangunan gedung baru untuk RSUD Loekmono Hadi di lahan eks Matahari Mall pada tahun 2026 menelan anggaran kurang lebih sebesar Rp125 miliar. Pembiayaan pembangunan tersebut, di antaranya dengan pinjaman ke Bank Jateng sebesar Rp85 miliar,” ungkapnya.

Masan tidak mempersoalkan pinjaman daerah dengan nominal yang cukup fantastis tersebut. Sebab, hutang untuk pembangunan rumah sakit merupakan pinjaman yang produktif.

“Saya katakan pinjaman yang produktif, karena rumah sakit itu menghasilkan. Sekarang ini pendapatan terbesar Pemkab Kudus bersumber dari Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD Loekmono Hadi,” ungkapnya.

Terkait potensi gagal bayar, Masan mengatakan hal tersebut kemungkinan tidak bakal terjadi. Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026 disahkan kurang lebih sebesar Rp2 triliun, jika pinjaman Rp85 miliar tentu bisa membayarnya.

“Dalam hitung-hitungan kami kemarin, kita punya kemampuan untuk bayar. Ketika pinjaman Rp85 miliar dengan skema termin angsuran selama 3 tahun masih bisa terlunasi,” imbuhnya.

Baca Juga: Jejak Teguh dan Peka Muria Menjaga Nafas Lereng Muria

Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus bakal mengajukan pinjaman puluhan miliar pada tahun depan. Hal tersebut tertuang pada Pengantar Nota Keuangan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026.

Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Keuangan Daerah (BPPKAD) Kudus, Djati Solechah, membenarkan bahwa Pemkab Kudus bakal mengajukan pinjaman daerah sebesar Rp85 miliar. Dana tersebut bakal digunakan untuk perluasan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Loekmono Hadi di lahan eks Matahari Mall.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER