31 C
Kudus
Kamis, Februari 12, 2026

Bakal Direlokasi ke Pasar Anyar, Begini Keluhan Para Pedagang Pasar Bitingan Kudus

BETANEWS.ID, KUDUS – Sejumlah pedagang angkat suara terkait wacana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus yang bakal merelokasi semua pedagang di Pasar Bitingan. Relokasi tersebut imbas rencana pengembangan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Loekmono Hadi di lahan eks Matahari Mall.

Salah satu pedagang yakni, Masruni (67) mengaku sudah tahu informasi relokasi tersebut. Ia pun bakal mengikuti kemauan Pemkab Kudus. Hak Guna Bangunan (HGB) para pedagang juga sudah habis pada tahun 2026.

Baca Juga: Kuota Haji Kudus 2026 Menurun, tapi Kuota Lansia Naik 5 Persen

-Advertisement-

“Saya mengikuti saja mas. HGB kita juga habis pada tahun depan,” ujar Masruni kepada Betanews.id saat ditemui di kiosnya, Senin (1/12/2025).

Hal berbeda disampaikan oleh pedagang lainnya yakni, Sulis Pujiati (50). Ia mengaku belum membuat surat pernyataan bersedia direlokasi. Sebab, pedagan pakaian di Pasar Bitingan masih ragu.

“Bukannya kita menentang,.tapi kita ragu ketika relokasinya ke pasar anyar di Wergu Kulon. Sebab, di sana itu lebih di dalam dan tidak di pinggir jalan raya seperti Pasar Bitingan,” tuturnya.

Pasar Bitingan yang di tepi jalan raya dan dipusat kota saja, kata dia, kondisinya sepi. Apalagi jika direlokasi ke pasar anyar yang berada agak pelosok dan tak ada akses angkutan kota (angkot).

“Jika benar nanti direlokasi ke Pasar Anyar di Wergu Kulon, kami ingin akses jalannya diperlebar. Selain itu, kalau bisa diberi akses jalur angkot,” harapnya.

Sementara pedagang lain secara tegas menolak rencana relokasi, di antaranya disampaikan oleh Rumisih (57). Menurutnya, mengatakan konsep relokasinya belum jelas.

Ia juga mempertanyakan terkait uang sewa dan retribusi di Pasar Anyar. Rumisih juga mempertanyakan rencana penggratisan retribusi di Pasar Anyar yang sebagai iming-iming saja.

“Jika gratis selamanya tidak apa-apa, tapi lokasi Pasar Anyar juga terpencil. Gratis retribusi tapi pasar sepi dan tidak menghasilkan, untuk apa?,” ujar Rumisih.

Rumisih pun berharap kepada pemerintah daerah agar punya solusi tepat. Ketika pasar sepi, harusnya diupayakan agar kembali ramai lagi.

“Harusnya pemerintah itu punya solusi agar Pasar Bitingan kembali ramai, bukan malah merelokasi pedagang,” tandasnya.

Penolakan juga disampaikan pedagang daging yang ada di lantai 2 Pasar Bitingan Kudus. Satu di antaranya yakni Suriah. Perempuan yang sudah berjualan puluhan tahun di Pasar Bitingan Kudus tersebut tidak setuju jika dipindah ke Pasar Anyar di Wergu Kulon.

“Saya sangat tidak setuju. Karena rencana lokasi Pasar Anyar itu masuk ke dalam. Selain itu, di dekatnya itu sudah ada Pasar Baru,” ujarnya.

Secara jujur, Suriah mengaku bersedia untuk direlokasi tetapi lokasinya yang dekat dengan jalan raya. Bila perlu lebih strategis dari Pasar Bitingan.

“Kita ingin aspirasi pedagang ini didengar oleh pemerintah. Kami bersedia dipindah, tapi jangan di dekat Pasar Baru. Bukannya makin ramai, tapi nanti malah makin sepi,” tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus bakal melakukan pengembangan dan perluasan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Leokmono Hadi. Demi pembangunan gedung baru di lahan eks Matahari Mall tersebut, Pasar Bitingan pun bakal dirobohkan.

Baca Juga: Jelang Nataru, Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp70 Ribu per Kilogram

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kabupaten Kudus, Djati Solechah menyampaikan, informasinya pembangunan rumah sakit di lahan eks Matahari dilakukan pada tahun 2026. Dan, itu sudah dituangkan dalam Peraturan Daerah (Perda) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026.

“Gedung baru RSUD di eks lahan Matahari Mall nantinya enam lantai. Karena butuh sarana dan prasarana pendukung, serta akses emergency dan sebagainya, sehingga nantinya bangunan Pasar Bitingan akan dirobohkan,” ujar Djati saat sosialisasi dengan pedagang sayur di Pasar Saerah Kudus, belum lama ini.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER