31 C
Kudus
Minggu, Februari 15, 2026

Positif Covid-19 di Kudus Bertambah 6 Kasus, 3 Tenaga Medis di RS Mardi Rahayu

BETANEWS.ID, KUDUS – Kasus pasien positif Covid-19 di Kudus bertambah lagi. Pada Sabtu (2/5/2020) malam, Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Kudus mengkonfirmasi penambahan kasus positif sebanyak 6 kasus baru. Tiga orang di antaranya yang dinyatakan positif merupakan tenaga medis.

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Kudus dr Andini Aridewi menyatakan, dengan bertambahnya kasus baru ini berarti ada total 27 kasus positif di Kudus. Dari enam pasien baru tersebut, lima di antaranya tidak memiliki riwayat perjalanan dari wilayah zona merah maupun episentrum.

“Semua pasien (positif Covid-19) dari Kudus. Sebagian besar tidak ada riwayat perjalanan, maupun kontak dengan pasien positif Covid-19,” jelasnya Sabtu malam.

-Advertisement-

Andini menerangkan, dari enam pasien baru, tiga di antaranya tenaga medis di RS Mardi Rahayu. Menurutnya, hasil tersebut diketahui setelah dilakukan tes rapid diagnostic test (RDT), hasilnya reaktif positif.

“Hasil rapid reaktif positif. Setelah di swab PCR hasilnya juga positif Covid-19,” jelasnya.

Baca juga: Satu Pasien Positif Covid-19 Asal Undaan Kudus Meninggal Dunia

Tiga pasien tenaga medis tersebut, kata Andini, dua pasien berusia lebih dari 50 tahun dan satu pasien berusia di bawah 50 tahun. Dia merinci, satu pasien perempuan 42 tahun domisili di kecamatan Jati, satu pasien laki-laki 51 tahun berasal dari Kecamatan Kota, dan satu pasien berusia 52 tahun berasal dari Kecamatan Jati.

“Ketiga pasien dirawat di Rumah Sakit Mardi Rahayu sejak 2 Mei. Mereka Tidak memiliki penyakit penyerta,” tuturnya.

Sedangkan tiga pasien lain yang bukan dari tenaga medis, Andini mengatakan, satu pasien laki-laki berusia 53 tahun berdomisili di Kecamatan Kota. Pasien ini mulai dirawat di RS Mardi Rahayu sejak 22 April, dan tidak memiliki riwayat perjalanan .

“Satu pasien lainnya yang juga tidak memiliki riwayat perjalanan dan kontak, yakni laki-laki berusia 67 tahun asal Kecamatan Jati. Sebelumnya dirawat di RS Aisiyah dan dirujuk di RSUD pada 27 April. Pasien ini memiliki penyakit penyerta,” tambahnya.

Satu pasien positif Covid-19 lainnya, tutur Andini, berasal dari Kecamatan Undaan. Pasien ini yakni laki-laki berusia 30 tahun, memiliki riwayat perjalanan dari Bali. Mulai dirawat di RSUD dr Loekmono Hadi pada 25 April.

Baca juga: Hasil Swab 16 Tenaga Medis RS Mardi Rahayu Dinyatakan Negatif Covid-19

Menurut Andini, selain ketiga pasien tenaga medis, pasien positif lainnya tidak melewati tes rapid. Pasien langsung dites swab karena statusnya pasien dalam pengawasan (PDP).

“Semua hasil swab terkonfirmasi positif diterima tadi pagi dan tadi siang (Sabtu 2/5)” jelasnya.

Andini menuturkan, bertambahnya pasien positif yang tidak memiliki riwayat perjalan dan kontak pasien positif Covid-19, membuat masyarakat harus lebih waspada.

Dengan kondisi tersebut, penularan Covid-19 tidak bisa lagi diindentifikasi pernah melakukan perjalanan dari zona terpapar atau kontak dengan pasien Covid-19. Menurutnya cara terbaik yakni melakukan social distancing dan physical distancing.

“Ini menjadi kewaspadaan bersama. Lakukan social distancing, physical distancing, selalu menggunakan masker dan selalu jaga kesehatan,” tuturnya.

Baca juga: Sumardi Semringah Bisa Pulang ke Rumah Setelah Jalani Karantina di Rusunawa

Sementara itu, berdasarkan data resmi Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Kudus, jumlah positif Covid-19 hingga 2 Mei pukul 20.00 ada sebanyak 27 orang. Sebanyak 17 orang masih dirawat, lima di antaranya sembuh dan lima pasien lainnya meninggal.

Sedangkan untuk pasien dalam pengawasan (PDP), ada sebanyak 27 orang yang kini masih dalam perawatan. Sebanyak pasien 51 telah pulang karena dinyatakan sehat, tiga pasien dirujuk dan 23 meninggal.

Editor: Suwoko

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER