BETANEWS.ID, PATI – Udara sejuk dan aroma tanah basah menyambut setiap langkah di kawasan Kebun Jollong, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati. Di tengah rimbunan pohon kopi yang tengah berbunga, hamparan putih kecil tampak seperti taburan salju di antara daun hijau tua.
Siapa sangka, bunga-bunga mungil itu kini menjadi bahan utama minuman teh bunga kopi.
Baca Juga: Tempati Kantor Baru, DPD PSI Pati Targetkan Pemilu 2029 Raih Kursi di Setiap Dapil
Biasanya, bunga kopi hanya dibiarkan gugur begitu saja setelah penyerbukan. Namun, tangan-tangan terampil dari PT Perkebunan Nusantara (PTPN) Regional III Kebun Jollong melihat peluang lain.
Mereka memetik bunga satu per satu, menjemurnya dengan hati-hati hingga kering sempurna, sebelum akhirnya diseduh menjadi minuman beraroma lembut.
Hasilnya, saat air panas dituangkan, aroma wangi khas bunga kopi langsung menyapa hidung. Rasanya ringan, sedikit manis alami, apalagi jika dinikmati bersama gula batu.
Salah satu pengunjung, Rika Diyah dari Kecamatan Pati, mengaku penasaran setelah melihat unggahan di media sosial wisata Agro Jollong. Ia datang jauh-jauh hanya untuk mencicipinya.
“Biasanya teh kan dari daun teh, tapi ini kok bunga kopi. Eh ternyata enak,” ujarnya sambil tersenyum.
Rika tak menyangka rasa teh bunga kopi begitu unik.
“Minum teh tapi ada sensasi kopi jadi perpaduannya unik dan enak,” ungkapnya.
Suroso, Asisten Tanaman di PTPN Regional III Kebun Jollong mengatakan, bunga kopi biasanya setelah penyerbukan akan jatuh.Hal itu pula yang membuatnya terinspirasi untuk diolah untuk dibuat teh.
“Bunga kopi biasanya setelah penyerbukan akan jatuh. Kami manfaatkan diambil untuk teh. Kebetulan sepertinya jarang ada,” ucapnya.
Menurut Suroso, teh bunga kopi tidak hanya istimewa dari aroma dan rasanya, tapi juga memiliki banyak manfaat.
“Bisa meregangkan syaraf dan juga mengurangi peradangan. Bunga kopi juga dikenal non cafein. Sehingga cocok bagi mereka yang menginginkan minuman non cafein. Cocok buat lambung. Ada yang mengatakan bisa mengontrol gula darah. Karena bukan glukosa tapi fruktosa,” imbuhnya.
Baca Juga: 4 Orang Ditangkap Terkait Kerusuhan Demo Pati 13 Agustus, Kuasa Hukum MPB Angkat Bicara
Kini, teh bunga kopi menjadi salah satu produk unggulan di kawasan wisata agro tersebut. Dijual dengan harga terjangkau, yakni Rp 25 ribu per kemasan 1 ons, atau Rp 10 ribu untuk versi siap minum.
Katanya, minuman ini kian digemari wisatawan yang ingin menikmati cita rasa baru dari hasil bumi Jollong.
Editor: Haikal Rosyada

