31 C
Kudus
Sabtu, Februari 14, 2026

Kabel PLN Melintang ke Lahannya, Pemilik Resto Garuda Kudus Ngaku Keberatan

BETANEWS.ID, KUDUS – Pemilik Resto Garuda dan Eagle Coffe, Ellen Trisnawati Gunarja, menyampaikan keberatannya atas pemasangan kabel milik PLN yang melintasi lahannya. Ia menilai tindakan tersebut merugikan warga karena tidak sesuai dengan prosedur, bahkan kabel berukuran besar itu dipasang di dekat kafe teras yang ramai pengunjung.

Ellen mengungkapkan, kejadian terbaru terjadi Rabu (1/10/2025) siang, ketika sejumlah petugas dengan seragam bertuliskan PLN dan BUMN tiba-tiba datang membawa gulungan kabel besar. Menurutnya, ternyata kabel tersebut sudah dipasang melintang di area lahannya.

Baca Juga: Bupati Kudus Sam’ani Rotasi 12 Kepala Dinas, Ini Daftarnya

-Advertisement-

“Kafe teras ini kan (biasanya) banyak orang. Kabel ukuran besar melintang dekat teras kafe, saya gak tahu katanya untuk persiapan PON. Tapi saya tidak mau tahu, ini lahan saya dan tidak boleh dipakai sembarangan,” tegas Ellen, Rabu (1/10/2025).

Menurutnya, PLN seharusnya memasang tiang kabel di luar area lahan warga, misalnya di trotoar, tanpa melibatkan pohon atau lahan milik pribadi. Ia juga menyinggung adanya kabel optik yang sebelumnya masuk ke area resto tanpa izin.

“Saya sudah kapok. PLN sering sekali melakukan hal ini. Dulu juga pernah memasang kabel tanpa izin, sekarang ditambah kabel optik. Padahal mestinya mereka punya gambar, rencana, dan SOP yang jelas. Bukan malah pakai pohon saya sebagai pengganti tiang,” ungkapnya.

Ellen menilai, pemasangan kabel listrik dan optik di Kudus masih semrawut. Ia mencontohkan kondisi kabel yang menumpuk di Jalan Sunan Muria, bahkan melilit pohon tanpa adanya penebangan atau penataan. Kondisi itu menurutnya berbahaya dan berpotensi menimbulkan kebakaran.

“Kalau swasta saja punya SOP, mestinya pemerintah dan PLN juga begitu. Kabel sebesar itu bisa ditumpangkan di tiang, tanpa harus mengganggu lahan warga. Saya ingin bertemu dengan kepala PLN Kudus untuk membicarakan hal ini sekaligus menanyakan pemasangan kabel optik yang semrawut,” ujarnya.

Ellen menegaskan, pentingnya perencanaan dalam setiap pembangunan, termasuk soal infrastruktur kelistrikan. Karena notabene pendidikannya adalah seorang arsitektur, yang mana setiap pekerjaan harus sesuai gambar.

Namun, kata dia, saat menanyakan gambar kepada petugas PLN tidak ada gambar yang dibawa. Hal itu sangat disayangkan karena menurutnya tidak mencerminkan sebagai pekerja yang profesional. 

Ia meminta Pemkab Kudus, PLN, dan instansi terkait segera berbenah dalam penataan kabel serta perawatan pohon.

“Saya minta pemerintah Kudus, khususnya bupati, ayo kita rombak sistem penataan lingkungan hidup. Pohon tinggi harus dipangkas agar tidak menutupi lampu jalan, kabel listrik dan optik juga harus rapi. Semuanya harus ada gambar perencanaan yang jelas,” jelasnya.

Di sisi lain, ketika wartawan Betanews.id mencoba mengkonfirmasi adanya keluhan warga tersebut kepada pihak bersangkutan. Mereka yang terlihat melihat ketika wartawan Betanews.id mewawancarai warga tersebut. Namun, setelah sesi wawancara selesai, wartawan Betanews.id mencoba mendekati petugas berseragam bertuliskan PLN yang berada disebrang jalan. 

Baca Juga: Tersandung Kasus Indispliner Abdul Halil Dilantik Jadi Kepala Disbudpar, Bupati Sam’ani: Segera Nonaktif

Seketika, beberapa orang yang bsrseragam PLN itu terlihat masuk ke dalam mobil dan kabur meninggalkan lokasi. Setelah itu, wartawan betanews.id juga mencoba menghubungi pihak PLN, baik melalui pesan singkat maupun telepon.

Hingga berita ini diturunkan, pihak PLN belum ada tanggapan ataupun respon adanya keluhan warga tersebut.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER