BETANEWS.ID, JEPARA – Sebagai salah satu upaya untuk mewujudkan Program Jepara Mulus, utamanya dalam hal penanganan kerusakan jalan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara pada tahun 2026 mendatang berencana untuk investasi alat senilai Rp7 miliar.
Bupati Jepara, Witiarso Utomo mengatakan investasi alat tersebut dibutuhkan untuk mempercepat penanganan klinik jalan yang selama ini terkendala pada minimnya sarana dan prasarana. Investasi alat yang akan dibeli yaitu eksavator dan silinder.
Baca Juga: Hadapi Sejumlah Tantangan, Koperasi Merah Putih di Jepara Belum Bisa Berjala
“Supaya klinik jalannya lebih bagus, bisa melayani masyarakat lebih cepat, kita ada investasi Rp7 miliar untuk tahun depan,” katanya pada Betanews.id, Jumat (19/9/2025).
Dengan adanya investasi alat tersebut, Wiwit berharap penanganan kerusakan jalan di Jepara bisa lebih optimal. Sehingga ke depan bisa berdampak pada kualitas jalan di Kabupaten Jepara.
“Supaya perawatan jalan itu bagus, tidak menunggu jalan rusak baru dibetulin. Sedikit-sedikit kalau dibetulin kan jadi awet,” tambahnya.
Anggaran yang digunakan untuk pengadaan alat, Wiwit mengatakan berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Jepara Tahun 2026.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jepara, Ary Bachtiar menambahkan bahwa salah satu kendala dalam pelaksanaan program klinik jalan di Kabupaten Jepara selama ini memang pada minimnya alat yang dimiliki.
“Percepatan penanganan selama ini kan terkendala pada alat yang terbatas. Sehingga harapannya, yang tadinya (perbaikan jalan) hanya bisa 6 titik, sekarang bisa 10 titik,” katanya.
Baca Juga: Ratusan Personel Gabungan Siap Amankan Laga Panas Persijap vs Persita di Stadion GBK Jepara
Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Jepara, Herry Yulianto menyebutkan selain investasi alat di tahun depan, pada tahun ini Pemkab Jepara juga berencana untuk menambah pengadaan alat senilai Rp1,3 miliar.
“Yang tahun ini itu pengadaan dua eksavator untuk perbaikan saluran irigasi dan drainase, serta satu silinder,” sebutnya.
Editor: Haikal Rosyada

