BETANEWS.ID, PATI – Polresta Pati akan melakukan pengamanan aksi unjuk rasa yang dilakukan Masyarakat Pati Bersatu (MPB) pada Jumat, (19/9/2025) siang ini. Petugas akan disebar di tiga lokasi berbeda, yakni Kantor DPRD Kabupaten Pati, Kantor DPC Gerindra, dan Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pati.
Pengamanan di lokasi berbeda itu, menyusul adanya informasi, bahwa aksi oleh Masyarakat Pati Bersatu dilakukan di tiga titik tersebut. Yakni, Gedung DPRD Pati, Kantor DPC PDIP dan DPC Gerindra.
Baca Juga: Pansus Pertanyakan Keabsahan Plt Ketua Baznas Pati yang Dijabat Sunarwi
Kapolresta Pati, Kombes Pol Jaka Wahyudi menegaskan, bahwa aparat kepolisian hadir bukan untuk membatasi, melainkan menjamin keamanan semua pihak.
“Kami memberikan ruang demokrasi bagi masyarakat untuk menyampaikan pendapat, namun tetap dalam koridor hukum dan tidak mengganggu ketertiban umum,” ujarnya, Jumat ( 19/5/2025).
Tak hanya itu, strategi pengamanan pun katanya dirancang secara matang. Pemetaan titik aksi dilakukan secara detail untuk meminimalkan gangguan yang mungkin timbul.
“Titik-titik yang menjadi lokasi aksi sudah kami siapkan skema pengamanannya. Petugas akan ditempatkan secara proporsional agar masyarakat merasa aman,” jelas Kapolresta.
Menurutnya, kali ini polisi memilih cara yang lebih persuasif dan humanis. Kapolresta menegaskan bahwa komunikasi dengan koordinator lapangan menjadi kunci utama untuk mengelola situasi di lapangan.
“Kami mengedepankan langkah humanis, dialogis, serta koordinasi langsung dengan korlap aksi. Dengan begitu, dinamika di lapangan bisa terkendali,” katanya.
Meski begitu, pihak kepolisian tetap memasang batas tegas terhadap potensi pelanggaran hukum. Kombes Pol Jaka Wahyudi menegaskan tidak akan mentolerir tindakan yang bersifat destruktif.
“Kami tidak akan mentolerir tindakan anarkis atau yang berpotensi merusak fasilitas umum. Polisi hadir bukan untuk membatasi, melainkan untuk menjaga semua pihak agar tetap aman,” tegasnya.
Lebih lanjut ia menyampaikan, bahwa masyarakat juga diimbau untuk tetap tenang dan tidak mudah tersulut provokasi.
“Kami berharap masyarakat tetap menjaga kondusifitas. Mari bersama-sama menjaga Pati sebagai daerah yang damai, guyub, dan penuh toleransi,” ucapnya.
Baca Juga: Terendus Aroma “Bagi-bagi Jatah” di Balik Penunjukan Notaris Kopdes Merah Putih Pati
Menutup pernyataannya, Kapolresta kembali menekankan pentingnya kolaborasi semua elemen demi terciptanya aksi yang tertib dan damai.
“Polisi, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, hingga peserta aksi harus sama-sama berkomitmen agar kegiatan ini berjalan lancar, tertib, dan damai,” pungkasnya.
Editor: Haikal Rosyada

