BETANEWS.ID, KUDUS – Murid di sekolah luar biasa negeri (SLBN) Purwosari bak model yang tampil di atas catwalk. Beberapa perwakilan dari masing-masing kelas mulai dari jenjang SD hingga SMA mengikuti lomba fashion show dalam rangka memperingati HUT RI ke-80.
Menariknya anak berkebutuhan khusus tersebut mengikuti lomba fashion show dengan kostum atau pakaian adat Nusantara, baik dari Papua, Jawa, Kalimantan, Sumatra, dan lain sebagainya.
Baca Juga: Semarak Milad ke-49 RS ‘Aisyiyah Kudus, Meriahkan dengan Khitan Massal hingga Donor Darah
Guru SLBN Purwosari, Kukuh Imanda Sabrang menyampaikan, tema lomba fashion show ini adalah pakaian adat Nusantara. Sehingga peserta dalam mengikuti lomba tersebut, diwajibkan memakai pakaian adat Nusantara.
“Dalam tema ini, kami ingin memperkenalkan kepada anak semacam kegiatan yang dapat melatih mereka untuk cinta tanah air dalam kegiatan lomba. Kebetulan kami juga bekerjasama dengan himpunan mahasiswa study PGMI dari UIN Sunan Kudus,” bebernya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Selasa (19/8/2025).
Ia mengatakan, ada beberapa penilaian yang dilakukan untuk mengetahui juara dalam lomba tersebut. Menurutnya, seluruh siswa dari jenjang SD hingga SMA mengikuti dalam satu katagori dengan satu hingga tiga orang perwakilan kelas.
“Semua dijadikan satu tema, yakni pakaian adat Nusantara. Penilaiannya meliputi kostum, cara berjalan di catwalk, hingga gerakan body language,” ungkapnya.
Ia menyebut, antusiasme peserta dengan lomba, khususnya fashion show sangat tinggi. Terlebih mereka mengenakan pakaian adat yang dapat memberikan pengetahuan mereka tentang gambaran Indonesia.
“Dengan adanya lomba ini, dengan harapan agar anak-anak bisa mengenal budaya Nusantara. Bahwa Indonesia itu tidak hanya Jawa, melainkan beraneka ragam,” tuturnya.
Baca Juga: Sepi Pengunjung, 5 Ribu Kios dan Los Pasar Tradisional di Kudus Tutup
Selain fashion show, berbagai perlombaan lain juga digelar mulai Selasa-Jumat (19-22/8/2025). Adapun lomba untuk siswa disabilitas itu meliputi, lomba baca puisi, hafalan surat, menyanyi, makan kerupuk, estafet kardus, spon air.
Tak hanya untuk siswa, kata dia, perlombaan juga disediakan bagi wali murid dan guru di sana. Yaitu mewarnai, sambung lagu, estafet air, merias wajah, dan lomba memasak.
Editor: Haikal Rosyada

