BETANEWS.ID, PATI – Komplotan Warga Negara Asing (WNA) yang berjumlah tiga orang diduga melalukan aksi hipnotis di Desa Ngemplak Kidul, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati.
Kejadian itu pun viral di media sosial. Unggahan video dengan durasi 12 detik itu memperlihatkan 2 WNA sedang berkomunikasi dengan penjaga toko beras. Sedangkan 1 WNA sudah masuk ke dalam toko beras. Diketahui toko beras saat itu dijaga oleh dua orang.
Terkait peristiwa itu, Kapolsek Margoyoso, Joko Triyanto membenarkan kejadian tersebut. Kejadian itu terjadi pada Jumat (9/5/2024) pukul 16.30 WIB. Kejadian bermula saat datang tiga orang warga negara asing. Mereka terdiri dari dua laki-laki dan satu perempuan.
Baca juga: Sempat Dirawat di RS, Korban Tragedi Tawuran Pelajar di Pati Meninggal Dunia
“Mereka datang dengan menggunakan KBM Avanza warna hitam dengan dalih akan berbelanja untuk membeli beras,” jelas Joko saat dihubungi wartawan, Selasa (13/5/2025)..
Dia menjelaskan, setelah itu salah satu orang asing yang laki-laki menyampaikan kepada korban mau menukarkan uang. Para pelaku ini kemudian mencocokkan nomor seri angka yang ada di uang kertas dengan nominal Rp100 ribu yang akan ditukarkan dengan pecahan Rp50 ribu.
“Tanpa disadari oleh korban, ada salah satu pelaku yang laki-laki masuk ke dalam toko menuju tempat laci penyimpanan uang,” jelasnya.
Ternyata pelaku yang masuk ke dalam toko itu mengambil uang Rp10 juta. Setelah itu para pelaku kemudian pergi meninggalkan toko.
Baca juga: Petani Pundenrejo Desak Polisi Tangkap Massa Bertopeng yang Robohan Rumah Warga
“Pelaku mengambil uang Rp10 juta,” ujarnya.
Lebih lanjut setelah kepergian ketiga pelaku tersebut, korban menyadari bahwa uang yang disimpan di laci toko sudah hilang di bawa ketiga pelaku tersebut. Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp10 juta.
“Kemudian korban laporkan kepada polisi, saat ini masih dalam penyelidikan,” jelasnya.
Editor: Haikal Rosyada

