BETANEWS.ID, KUDUS – Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) Dersalam, terlihat mulai diperbaiki. Tampak empat orang di sana berbagi tugas, tiga orang sedang mengganti alas yang sudah rapuh dan satunya lagi sedang mengecat jembatan. Salah satu di antara keempat orang itu adalah Andi Leo, Kepala tukang CV Glagah Wangi.
Andi mengatakan, perbaikan JPO Dersalam dimulai sejak Selasa (3/9/2024) kemarin. Vendornya merupakan pihak ketiga yang ditugaskan Universitas Muria Kudus (UMK) selaku penyewa untuk memperbaiki JPO Dersalam tersebut.
Baca Juga: Peternak Sapi Perah Kudus Berharap Dilibatkan dalam Program Makan Siang Gratis
“Kita dapat pekerjaan dari UMK selaku pengelola jembatan yang menyewa di JPO ini. Jadi pihak penyewa JPO harus memelihara jembatan dan papan reklame dengan syarat tingkat kekuatan dan keselamatan pada jembatan juga diperhatikan,” ungkapnya, Kamis (5/9/2024).
Ia menjelaskan, perbaikan yang dilakukan dengan penggantian alas lantai jembatan, penguatan jembatan, dan pengecatan jembatan. Menurutnya, target perbaikan yang dilakukan selama tiga pekan, terhitung dari awal perbaikan.
“Kita mulai pengerjaan hari Selasa, untuk pengerjaan konstruksi sekitar dua minggu kerja dan untuk pengecatan jembatan satu minggu. Jadi totalnya keseluruhan butuh waktu selama tiga minggu,” jelasnya
Pengerjaan konstruksi, kata Andi, dilakukan tidak hanya di lantai jembatan saja. Tapi secara keseluruhan termasuk tangga. Dimana penggantian alas lantai yang awalnya kayu diganti dengan plat bordes dengan ketebalan 2,1 centimeter. Jembatan tersebut dengan panjang 21 meter, dengan lebar 120 centimeter.
“Untuk konstruksi yang sudah keropos, kita ganti dan dilas sebagai penguatan lantai. Demi keawetan konstruksi kita cat ulang,” tuturnya.
Pengerjaan tersebut dilakukan setiap hari untuk mencapai target yang sudah ditentukan, yaitu mulai pukul 8.00-16.00 WIB. Terkadang pihaknya juga sampai lembur tergantung tingkat kedaruratan yang dikerjakan, hingga sampai 18.00 WIB.
“Setelah dilakukan perbaikan, jembatan bisa berkurang goyangannya. Karena ada pengelasan di semua titik untuk penguatan konstruksi. Harapannya semoga jembatan ini bisa dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar, terutama anak-anak SD yang takut menyebrang di jalan. Jadi bisa mengurangi tingkat kerawanan lalulintas di Kudus,” ujarnya.
Baca Juga: Update Kasus Dugaan Korupsi SIHT Kudus: 15 Orang Diperiksa Kejari
Sementara itu, Kepala BPKAD Kabupaten Kudus, Djati Solechah menyambut baik dengan perbaikan jembatan di sana. Sebab sesuai perjanjian, pihak penyewa diwajibkan bertanggung jawab terkait pemeliharaan JPO.
“Iya menyambut baik, apalagi itu menyangkut keselamatan warga. Karena saat ini posisinya kan masih disewa oleh pihak kedua,” imbuhnya.
Editor: Haikal Rosyada

