Angka Kematian Ibu dan Anak di Kudus 2023 Tinggi, Bagaimana 2024?

BETANEWS.ID, KUDUS – Angka kematian ibu dan anak di Kabupaten Kudus pada 2023 masih sangat tinggi. Jumlah totalnya mencapai 249 kematian, terdiri dari 124 kasus ibu dan 125 kasus bayi.

Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus, Nuryanto, mengatakan, 2024 ini angka kematian ibu hingga Juni jumlahnya 2 kasus. Untuk kematian bayi dalam kurun waktu yang sama ada 36 kasus.

“Semoga saja kasus tersebut tak bertambah hingga akhir tahun,” harapnya di Brak Djarum Karangbener, belum lama ini.

-Advertisement-

Baca juga: Rendahnya Tingkat Kesejahteraan Penduduk Jadi Sebab Tingginya Kasus Kematian Ibu dan Bayi

Menurut dia, tingginya kasus kematian ibu dan anak dipengaruhi beberapa faktor. Untuk kematian ibu, seperti pendarahan dan penyakit bawaan yang terdeteksi terlambat.

“Kematian ibu itu rata-rata terjadi di rumah sakit. Kita sudah ada perbaikan pelayanan. Jadi sekarang proses melahirkan, terutama yang berisiko itu di rumah sakit semua,” ujar Nuryanto.

Baca juga: Kasus Kematian Penderita HIV/AIDS di Pati Capai 455 Orang

Sementara untuk faktor kematian bayi, ungkap Nuryanto, banyaknya ibu-ibu yang bekerja jadi salah satu penyebabnya. Sebab tak jarang ibu yang bekerja itu memiliki masalah di rumah maupun perusahaan. Beban pikiran tersebut bisa berisiko terhadap peluang hidup janinnya.

“Selain itu berat badan bayi ketika lahir dan bayi sudah lahir ketika usia kandungan di bawah 37 pekan atau lahir (prematur). Kasus ini sangat banyak di Kudus dan berisiko pada kematian bayi,” bebernya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER