PG Rendeng Akan Segera Giling, Rendemen Diharapkan Bisa 7 Persen

BETANEWS.ID, KUDUS – Pabrik Gula (PG) Rendeng Kabupaten Kudus akan segera mulai masa giling. Hal itu ditandai dengan kirab pengantin tebu. Produksi gula PG Rendeng di tahun 2024 pun ditarget bisa naik 80 persen.

General Manajer PG Rendeng, Erwin Fikri Harmoko menyampaikan, masa giling tebu PG akan berlangsung selama empat hingga lima bulan ke depan. Mulai Bulan Mei hingga akhir Agustus atau awal September 2024.

Baca Juga: Pj Bupati Kudus Sebut Hari Buruh jadi Momentum Tingkatkan Kesejahteraan

-Advertisement-

“Selama masa giling tersebut, PG Rendeng akan mengolah 300 ribu ton tebu. Kami berharap rendemen tebu bisa tembus 7 persen,” ujar Erwin kepada awak media usai prosesi kirab tebu pengantin, Kamis (2/5/2024).

Rendemen tebu adalah, kadar nira yang ada di dalam tebu. Kadar nira tersebutlah yang akan menentukan persentase keberhasilan jadi gula. Sementara tebu yang akan digiling, kata Erwin, berasal dari Kudus, Jepara, Pati dan Blora.

Erwin mengungkapkan, produksi gula PG Rendeng tahun lalu kurang lebih 15 ribu ton selama masa giling. Di tahun 2024 ini, produksinya meningkat jadi 20 ton.

“Jadi memang ada target peningkatan produksi gula di masa giling PG Rendeng tahun 2024. Kenaikan sekira 80 persen dibanding tahun lalu,” bebernya.

Erwin berharap, target produksi gula PG Rendeng tahun ini bisa terealisasi. Sebab, ia yakin hasil tebu dari para petani bisa lebih maksimal dibanding tahun lalu yang terkena dampak Badai Elnino.

“Tahun lalu tanaman tebu itu terdampak badai Elnino, sehingga hal itu berdampak pada jumlah produksi gula yang dihasilkan. Kalau ini kan sudah mulai bergeser Elninonya, jadi hasilnya kemungkinan bisa lebih maksimal dan target bisa tercapai,” jelasnya.

Sementara itu Penjabat (Pj) Bupati Kudus Muhammad Hasan Chabibie menyambut antusias masa giling tebu di PG Rendeng. Apalagi di tahun ini ada peningkatan produksi gula.

Baca Juga: May Day, Ribuan Buruh di Kudus Tak Gelar Demo, Pilih Jalan Sehat dan Dangdutan

“Harapannya, rendemennya bagus sehingga para petani tebu khususnya di Kudus bisa makin sejahtera,” ujar Hasan.

Selain itu, dengan bertambahnya produksi gula yang dihasilkan PG Rendeng diharapkan stok gula nasional pun meningkat. Sehingga ketahanan pangan akan terjaga.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER