BETANEWS.ID, JEPARA – Rute pelayaran dari Karimunjawa-Jepara maupun sebaliknya saat ini sedang dihentikan sementara akibat cuaca buruk yang kini tengah melanda.
Berdasarkan update cuaca dari Badan Meteorologi, Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah Jawa Tengah II, kondisi gelombang di Perairan Jepara dan Karimunjawa saat ini berada di kisaran 1,25 – 2,50 meter atau termasuk dalam kondisi sedang.
Baca Juga: Kasus DBD di Jepara Mulai Turun
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jepara, Ony Sulistyawan mengatakan kapal yang tidak berangkat akibat cuaca buruk yaitu Kapal Express Bahari 8F dan 1C. Kapal tersebut terakhir kali melakukan pelayaran pada Senin (10/3/2024) dengan rute Jepara -Karimunjawa.
Sedangkan untuk KMP. Siginjai saat ini juga tidak melakukan pelayaran karena sedang dalam masa docking atau perbaikan dan perawatan kapal selama dua minggu ke depan.
“Rute Jepara-Karimunjawa untuk saat ini yang Siginjai sedang docking sekitar maksimal dua minggu, kemudian yang express bahari itu sudah docking, namun untuk jadwalnya belum begitu aktif karena faktor cuaca,” katanya pada Rabu (13/3/2024) saat ditemui di Kantor Dishub Jepara.
Meskipun tidak ada rute pelayaran ke Karimunjawa yang berangkat dari Pelabuhan Jepara, ia memastikan hal tersebut tidak berpengaruh pada pengiriman logistik berupa barang maupun kebutuhan bahan pokok.
Sebab selain dari dua kapal tersebut, terdapat Kapal Pelni dari Semarang dan Lingkar Nusantara 35 dari Kalimantan yang juga melayani rute pelayaran ke Karimunjawa.
“Kebutuhan untuk pengangkutan logistik masih aman, karena untuk pengangkutan selain Siginjai dan Express bahari juga ada kapal lain yang mengangkut ke Karimunjawa,” jelasnya.
Informasi tentang Kapal Siginjai yang sedang melakukan docking, menurutnya juga sudah disampaikan kepada masyarakat.
Baca Juga: Hari Pertama Puasa, Harga Daging Ayam di Jepara Capai Rp37-45 Ribu Per Kilogram
Sedangkan untuk kebutuhan lain seperti BBM dan LPG, dari Pertamina juga sudah menjamin ketersediaan barang serta angkutan yang mengangkut ke Karimunjawa.
“BBM dan LPG dari Pertamina kan sudah menjamin ketersediaan termasuk juga angkutan, karena sudah ada angkutan khusus yang mengirim kesana,” pungkasnya.
Editor: Haikal Rosyada

