Ditarget Rampung Tahun Ini, Pembukaan Jalur Baru Menuju Tempur Jepara Ditaksir Butuh Rp14 Miliar

BETANEWS.ID, JEPARA – Imbas terjadinya longsor yang menutup jalur utama menuju Desa Tempur, Kecamatan Keling, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara akan membuka jalur baru.

Jalur yang akan dibuka yaitu melewati Desa Sumanding, Kecamatan Kembang dengan panjang sekitar 6 kilometer. Pembukaan jalur baru tersebut diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp14 Miliar.

Saat ini tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jepara sedang merampungkan pembukaan jalur baru tersebut. Pengerjaan ditarget selesai dalam waktu empat pekan.

-Advertisement-

Setelah berhasil dibuka dan bisa dilewati kendaraan, jalur baru tersebut rencananya akan dibangun oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Jepara.

“Hitungan kasar, (kebutuhan anggaran) sekitar Rp 14 miliar. Tahun ini mulai kita cicil pengerjaannya,” kata Kepala DPUPR Kabupaten Jepara, Hery Yulianto pada Selasa (31/3/2026).

Baca juga: Tenggelam saat Berenang di Air Terjun Watu Bobot, Dua Remaja di Jepara Ditemukan Meninggal

Anggaran itu dibutuhkan untuk pembukaan akses berupa galian dan urugan dengan panjang 4,3 kilometer. Lalu pembuatan jalan baru tebal 25 sentimeter dan AC-BC tebal 6 sentimeter, panjang 5,3 kilometer dan lebar 3 meter. Kemudian overlay full ruas Aac-BC tebal 4 sentimeter, panjang 8,3 kilometer dan lebar 3 sentimeter.

Sebagaimana diketahui, pada awal tahun 2026 ini, masyarakat Desa Tempur Jepara sempat terisolir akibat akses jalur utama menju Desa Tempur dikepung material longsor di 18 titik.

Kemudian berdasarkan data dari BPBD Kabupaten Jepara, pada bulan Maret terdapat lima peristiwa longsor yang kembali terjadi di akses jalan utama menuju Desa Tempur. Dua kejadian terakhir yaitu pada Kamis dan Sabtu, (26&28/3/2026).

Dengan dibukanya jalur baru tersebut diharapkan bisa menjadi solusi terbaik bagi Desa Tempur yang rawan longsor. Sehingga masyarakat bisa memilih jalur lain, selain melewati jalur utama.

Selain itu jarak tempuh menuju Desa Tempur melalui jalur baru tersebut juga lebih dekat. Sehingga diharapkan juga bisa berdampak pada lebih optimalnya mobilitas barang baik keluar maupun masuk Desa Tempur.

Editor: Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER