Perbaikan Jalan Amblas di Guwosobokerto Jepara Dikebut Jelang Lebaran Idulfitri

BETANEWS.ID, JEPARA– Perbaikan jalan amblas di Desa Guwosobokerto, Kecamatan Welahan, Kabupaten Jepara terus dikebut menjelang Lebaran Idulfitri.

Kepala Bidang Bina Marga pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Jepara, Dimas Hanantio mengatakan, pengerjaan perbaikan jalan amblas dikebut agar pada saat lebaran Idul Fitri nanti, ruas jalan tersebut bisa dilewati oleh warga masyarakat. Terutama kendaraan roda empat.

Sebab di sebagian sisi, jalan yang amblas hampir di seluruh bagian badan jalan. Sehingga, ruas jalan itu hanya bisa dilewati kendaraan roda dua.

-Advertisement-

Pengerjaan jalan amblas tersebut menurutnya sudah mulai dilakukan sekitar 10 hari yang lalu.

“Jalan amblas di Guwosobokerto saat ini sudah kita tangani. Diusahakan sebelum lebaran sudah selesai, andaikan belum selesai minimal sudah bisa dilewati,” katanya melalui sambungan telepon, Jumat (6/3/2026).

Dimas menjelaskan, untuk penanganan jalan yang amblas dan retak, pihaknya sudah melakukan pengerukan untuk mengetahui penyebab amblasnya jalan.

Baca juga: Penanganan Jalan Amblas di Guwosobokerto Jepara Masih Tunggu Hasil Kajian

Setelah dilakukan penggalian sedalam kurang lebih satu meter, kondisi subgrade atau bagian lapisan tanah paling dasar yang berada di bawah perkerasan jalan menurut Dimas dalam kondisi baik.

“Karena kondisi subgradenya masih baik, jalan yang sudah digali kita tutup kembali menggunakan LPA (Lapis Pondasi Agregat) secara berlapis dan kita tutup menggunakan lapensheet,” jelasnya.

Berdasarkan penuturan warga, Dimas mengatakan, ruas jalan itu sudah tiga kali ini mengalami amblas dan retak.

Kejadian pertama yaitu pada tahun 2024 pada saat terdapat proyek normalisasi dan peninggian tanggul Sungai SWD II yang dilakukan oleh BBWS Pemali Juana.

Saat itu penanganan perbaikan jalan sudah dilakukan oleh BBWS Pemali Juwana berupa peninggian aspal pada jalan yang amblas.

Kedua, yaitu tahun 2025, lokasi jalan itu kembali amblas. Saat itu penanganan dilakukan oleh DPUPR Kabupaten Jepara melalui pemeliharaan rutin atau klinik jalan.

Di tahun ini, ruas jalan itu kembali amblas sekitar awal bulan Februari lalu. Panjang jalan yang amblas yaitu sekitar 70 meter dengan kedalaman sekitar 50 sentimeter.

Editor: Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER