BETANEWS.ID,PATI– Tradisi Dandangan kembali digelar tahun ini. Pelaksanaan tradisi menyambut bulan Ramadan ini, mulai berlangsung hari ini, Sabtu (7/2/2026). Stand untuk pedagang maupun lainnya berada di sepanjang Jalan Sunan Kudus, dari Alun-alun Simpang Tujuh Kudus hingga Perempatan Jember.
Tradisi Dandangan yang kini sudah diakui sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) tersebut,juga memberi dampak positif bagi warga, terutama para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Kudus.
Bahkan, perputaran uang dalam event Dandangan ini, diprediksi bisa mencapai belasan miliar, selama pelaksanaan berlangsung. Dalam sehari, diperkirakan perputaran uang bisa mencapai Rp1,5 miliar.
Manajer Direktur Tradisi Dandangan, Anjas Pramono menyampaikan, pihaknya sangat optimistis bahwa perputaran uang dalam pelaksanaan tradisi Dandangan di tahun ini bisa mencapai target yang sudah dicanangkan.
Baca juga : Pedagang Gerabah Maian Mulai Bermunculan, Penanda Tradisi Dandangan Kudus Segera Digelar
“Mengaca pada tahun lalu, bahwa target perputaran uang di angka Rp 1,2 miliar. Di tahun ini, kami prediksi bisa mencapai Rp1,5 miliar. Angka ini sangat relevan dan kami sangat optimis,” bebernya.
Dengan kalkulasi tersebut, bahwa perputaran uang dalam tradisi Dandangan di tahun ini bisa menyentuh angka Rp18 miliar.
Ia menjelaskan, perputaran uang itu didorong oleh ribuan pelaku UMKM yang berjualan, baik yang berada di stand maupun lesehan. Selain itu juga, banyaknya pengunjung yang datang ke acara yang berlangsung setahun sekali ini, jumlahnya diprediksi bisa mencapai sekitar 38.000 hingga 80.000 orang dalam sehari.
“Saya yakin dengan angka itu karena pelaksanaan Dandangan tahun ini digelar lebih lama, 12 hari. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang hanya 10 hari sebelum puasa,” ujarnya.
Sebagai informasi, Tradisi Dandangan yang digelar mulai 7-18 Februari 2026 itu ada sebanyak 527 stand yang terbagi beberapa blok, yakni mulai Blok A sampai Blok G. Acara pembukaan bakal dilakukan pada 9 Februari 2026, yang rencananya akan dihadiri oleh Wakil Menteri UMKM RI.
Editor : Kholistiono

