31 C
Kudus
Rabu, Februari 11, 2026

Minim Anggaran, Disdak Kudus Hanya Alokasikan Rp 10 Juta untuk Perbaikan Pasar

BETANEWS.ID, KUDUS – Dinas Perdagangan (Disdag) Kabupaten Kudus pada tahun 2026 akan melakukan perbaikan pasar di 26 pasar. Total Anggaran yang disediakan sebesar Rp400 juta. Program perbaikan ini baru pertama kali dilaksanakan sebagai upaya menangani kerusakan-kerusakan ringan yang bersifat darurat, selain revitalisasi pasar.

Kepala Bidang Pasar Disdag Kudus, Agus Sumarsono menjelaskan, perbaikan tersebut difokuskan pada penanganan masalah kecil, seperti atap bocor dan kerusakan ringan lainnya. Untuk setiap titik perbaikan, anggaran yang dialokasikan tidak boleh melebihi Rp10 juta dalam satu kali pekerjaan.

“Kalau untuk atap bocor bisa kita tangani, tapi nilainya maksimal Rp10 juta per perbaikan. Ini karena anggaran sangat terbatas dan harus dibagi untuk mengatasi masalah-masalah darurat di banyak pasar,” ujarnya.

-Advertisement-

Baca juga: Anggaran Revitalisasi Pasar di Kudus Hanya Cukup untuk Satu Pasar

Agus menyampaikan, keterbatasan anggaran membuat pihaknya harus mengatur dana yang ada. Perbaikan dilakukan secara menyesuaikan kondisi di lapangan tanpa melakukan perombakan besar.

“Kalau diperbaiki secara keseluruhan tentu tidak memungkinkan. Jadi disesuaikan, yang penting fungsi pasar tetap berjalan,” katanya.

Ia menegaskan, anggaran perbaikan global tersebut merupakan kebijakan yang telah disesuaikan dengan arahan Bupati Kudus. Untuk kerusakan dengan skala besar, Agus menilai tidak bisa ditangani melalui anggaran perbaikan umum ini.

“Kalau kerusakannya besar, tidak bisa pakai anggaran ini. Harus melalui usulan revitalisasi pasar dan diusulkan untuk perbaikan di tahun berikutnya,” jelasnya.

Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan Kudus Gencarkan Program Desa Permata, Sasar Pekerja Rentan

Lebih lanjut, Agus mengungkapkan bahwa melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), pihaknya telah mengusulkan beberapa pasar untuk masuk dalam program revitalisasi dengan skala prioritas. Di antaranya Pasar Undaan Kidul dan Pasar Jekulo.

Kerusakan yang menjadi perhatian dalam usulan revitalisasi tersebut meliputi atap bangunan serta saluran hidran yang mengalami keropos pada bagian pipa.

“Kita ajukan berdasarkan tingkat urgensinya. Ada atap yang rusak dan saluran hidran yang pipanya sudah kropos, itu harus ditangani lewat revitalisasi,” imbuhnya.

Editor: Suwoko

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER