31 C
Kudus
Rabu, Februari 11, 2026

Anggaran Revitalisasi Pasar di Kudus Hanya Cukup untuk Satu Pasar

BETANEWS.ID, KUDUS – Anggaran revitalisasi pasar di Kabupaten Kudus tahun ini menurun drastis. Pada tahun 2025 anggran untuk revitalisasi pasar mencapai Rp 2,3 miliar. Namun, pada tahun ini, anggaran yang disediakan hanya sejumlah Rp 225 juta. Oleh karena itu, anggaran yang tersedia hanya akan digunakan untuk revitalisasi Pasar Kliwon.

Kepala Bidang Pasar pada Dinas Perdagangan (Disdag) Kabupaten Kudus, Agus Sumarsono menyampaikan, pihaknya di tahun ini hanya bisa melaksanakan kegiatan perbaikan pasar di satu pasar saja. Kebijakan tersebut diambil karena adanya efisiensi anggaran atau skala prioritas anggaran.

“Selain itu ada penurunan TKD (dana transfer ke daerah) Kudus sekitar Rp500 miliar dibandingkan tahun sebelumnya. Sehingga ini berdampak pada perbaikan pasar yang ada di Kudus,” bebernya saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (3/2/2026).

-Advertisement-

Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan Kudus Gencarkan Program Desa Permata, Sasar Pekerja Rentan

Padahal, kata dia, ada sejumlah pasar di Kabupaten Kudus yang juga membutuhkan perawatan mendesak. Sebagai contoh Pasar Wage Undaan Kidul, Pasar Ngablak Tanjungrejo, Pasar Kalirejo, Pasar Mijen, di mana sejumlah pasar tersebut mengalami kerusakan atap yang memerlukan perbaikan secepatnya.

“Pasar Kliwon dipilih karena menurut kami itu yang paling urgent dan membutuhkan perbaikan secara cepat dan sudah diusulkan dalam Musrenbang di tahun sebelumnya,” jelasnya.

Ia mengatakan, untuk tahapan proses revitalisasi di pasar tersebut saat ini baru tahap pengusulan perencanaan. Dia menargetkan, pelaksanaan pembangunan dimulai akhir April atau di awal Mei 2026.

“Ya secepatnya untuk pelaksanaan pembangunan sebisa mugkin kita kerjakan. Supaya bisa memberikan kenyamanan untuk aktivitas di sana, terutama bagi pembeli dan penjual,” ujarnya.

Pembangunan yang direncanakan menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kudus sebesar Rp225 juta itu diperuntukkan untuk perbaikan sejumlah kerusakan. Di antaranya, perbaikan empat hingga lima pintu pasar, atap, serta perbaikan beton di area parkir Blok D.

Baca juga: Anggaran KONI Kudus Dipangkas, Bonus Atlet Porprov Terancam Baru Cair 2027

Menurutnya, keterbatasan anggaran menjadi alasan utama hanya satu pasar yang direvitalisasi tahun ini. Hal itu berbeda dengan tahun sebelumnya, di mana terdapat enam pasar di Kabupaten Kudus yang mendapatkan program revitalisasi.

“Kalau dilihat kebutuhan sebenarnya, pasar yang memerlukan perbaikan dengan skala prioritas ada beberapa, seperti Pasar Barongan, Pasar Ngablak Tanjungrejo, Pasar Undaan Kidul, Pasar Kalirejo, dan Pasar Mijen. Namun kalau semua dikerjakan, tentu membutuhkan anggaran yang cukup besar,” jelasnya.

Editor: Suwoko

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER