Sudah Seminggu Kapal Penyeberangan Off, Stok Logistik di Karimunjawa Jepara Mulai Menipis 

BETANEWS.ID, JEPARA – Kapal penyeberangan dari Pelabuhan Jepara menuju Pulau Karimunjawa sudah satu minggu atau sejak Jumat, (9/1/2026) lalu diberhentikan akibat cuaca buruk. Kondisi itu saat ini mulai berdampak pada menipisnya stok bahan logistik. 

Camat Karimunjawa, Nuril Abdillah mengatakan secara umum kondisi di Karimunjawa memang masih terpantau aman. Kondisi cuaca sejak Senin- Rabu (12-14/1/2026) hanya terjadi hujan ringan.  

Baca Juga: 2.967 Warga Jepara Terdampak Banjir, Pemkab Geser Dapur Umum dari Utara ke Selatan

-Advertisement-

Akan tetapi, karena kapal penyeberangan sudah satu minggu berhenti, beberapa stok bahan logistik saat ini mulai menipis. 

“Untuk kondisi cuaca di Karimunjawa terpantau aman. Tapi ada beberapa logistik yang stoknya mulai menipis, seperti sayur, Gas LPG juga mulai menipis,” kata Nuril pada Betanews.id, Kamis (15/1/2026). 

Untuk stok LPG 3 Kg, Nuril mengatakan pengiriman ke Karimunjawa terakhir dilakukan pada Kamis, (8/1/2026) lalu sebanyak 2 ribu tabung. 

Pada Rabu, (13/1/2026) kemarin seharusnya akan dilakukan pengiriman kembali, namun kapal yang dijadwalkan untuk mengambil tidak jadi diberangkatkan. 

“Pengiriman LPG lagi rencananya hari ini, kemarin mau dikirim tapi kapal tidak bisa berangkat,” katanya. 

Sementara untuk stok sayuran yang mulai menipis yaitu jenis sayur yang biasanya mengandalkan pengiriman dari wilayah Jepara. Seperti cabai, kol, buncis, sawi, serta beberapa sayur lain. 

Sementara untuk stok sembako seperti beras Nuril mengatakan saat ini masih terpantau aman. Setiap keluarga masih memiliki stok persediaan beras yang cukup untuk empat hari ke depan. 

“Untuk beras aman, di Desa Karimunjawa dan Kemujan stok di toko masih tersedia. Di Desa Parang dan Nyamuk stok di toko memang mulai habis, tapi stok di masing-masing rumah masih ada,” ungkapnya. 

Baca Juga: Penyebrangan Kapal Dihentikan, Ratusan Warga Karimunjawa Terjebak di Jepara 

Di Karimunjawa Nuril mengatakan saat ini juga tidak terdapat wisatawan yang terjebak. Berdasarkan data rekapitulasi kunjungan wisatawan ke Karimunjawa, seluruh wisatawan sudah kembali menyebrang ke Jepara. 

“Justru masih ada 129 Warga Karimunjawa yang saat ini masih di Jepara karena kapal off sehingga tidak bisa pulang,” pungkasnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER