31 C
Kudus
Rabu, Februari 11, 2026

Mebel Jepara Bakal Ramaikan Pameran Internasional di Dubai 

BETANEWS.ID, JEPARA – Produk furniture atau mebel dari Kabupaten Jepara pada tahun ini akan ikut meramaikan Index Dubai, pameran skala internasional yang diadakan di Dubai World Trade Center pada 2-4 Juni 2026 mendatang. 

Bupati Jepara, Witiarso Utomo mengatakan total terdapat enam pelaku industri mebel dari Jepara yang akan ikut serta dalam pameran paling bergengsi di kawasan Timur Tengah tersebut. 

Baca Juga: Wiwit Gandeng Demak Revitalisasi Jalan Alternatif Jepara-Semarang 

-Advertisement-

“Ada enam IKM (perusahaan) yang akan berangkat ikut pameran di Index Dubai. Index Dubai ini pameran yang cukup bagus,” kata Wiwit pada Betanews.id, Jumat (30/1/2026). 

Dari Indonesia, hanya Kabupaten Jepara yang ikut menjadi peserta pameran. Untuk itu, ia berharap Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah bisa ikut memberikan dukungan. 

“Ternyata disana harganya itu naik, jadi mahal. Kembali Pak Gubernur sama saya kesana, dan alhamdulillah responnya baik, semoga Jepara bisa dibantu. Sehingga pamerannya nanti tetap bisa sesuai space,” ujarnya. 

Wiwit mengatakan Dubai memang bukan pasar baru bagi produk mebel atau kerajinan dari Jepara. Sebab selama ini sudah banyak pelaku industri yang meng-ekspor produknya ke Negara Dubai. Salah satunya pengrajin kaligrafi. 

Akan tetapi, Wiwit berharap dengan ikutnya Jepara dalam pameran itu, bisa membuka peluang bagi pelaku industri atau mebel lain, utamanya Industri Kecil Menengah (IKM) agar bisa memperluas pangsa pasar. 

“IKM kita sudah banyak yang kirim kesana, kita mau memperbesar lagi pasarnya, untuk IKM-IKM yang belum ekspor. Produk kaligrafi, furniture kita sudah banyak yang kesana,” jelasnya. 

Terpisah, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Jepara, Anjar Jambore Widodo mengatakan produk furniture yang akan ikut pameran merupakan furniture bergaya indoor maupun outdoor. 

Baca Juga: Gerai Dekranasda Diharap Jadi Pusat Oleh-oleh Baru di Jepara 

Seluruh peserta yang lolos sehingga bisa mengikuti pameran sebelumnya sudah mengikuti proses kurasi atau seleksi yang ketat dari pihak penyelenggara. 

“Seleksi dilakukan secara online. Ada 17 perusahaan Jepara yang mendaftar, kemudian dikurasi oleh kurator, dan yang lolos menjadi 6 perusahaan,” jelasnya. 

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER