31 C
Kudus
Rabu, Februari 11, 2026

Gerai Dekranasda Diharap Jadi Pusat Oleh-oleh Baru di Jepara 

BETANEWS.ID, JEPARA – Gerai Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Jepara yang berlokasi di Jalan Kartini resmi dibuka untuk publik, Kamis (29/01/2026). 

Launching ini menjadi penanda resmi beroperasinya galeri produk unggulan daerah yang diharapkan mampu menjadi pusat oleh-oleh berupa barang kerajinan setelah mengunjungi tempat-tempat wisata di Kabupaten Jepara.

Baca Juga: Tak Cuma Ukir, Jepara Juga Krisis Regenerasi Pengrajin Remitan

-Advertisement-

Ketua Dekranasda Kabupaten Jepara Laila Saidah Witiarso mengatakan peresmian gerai tersebut merupakan hasil sinergi berbagai pihak. Sehingga gerai yang saat ini lebih luas dan tertata. 

“Launching hari ini menjadi penanda resmi beroperasinya galeri Dekranasda untuk publik, berkat dukungan Pemerintah Daerah, sinergi lintas sektor, serta partisipasi aktif para pelaku IKM dan mitra perbankan,” katanya usai peresmian Gerai Dekranasda. 

Laila menyebutkan total terdapat 65 Industri Kecil Menengah (IKM) yang sudah bergabung di Gerai Dekranasda Jepara. Terdapat berbagai macam produk kerajinan yang dijual. Mulai dari kerajinan kayu, tenun troso, batik, ecoprint, monel, hingga produk rajut khas Jepara.

Ketua Dekranasda Jawa Tengah, Nawal Arafah yang meresmikan pembukaan Gerai tersebut memberikan apresiasi atas hadirnya gerai Dekranasda di Kabupaten Jepara. 

Nawal mencatat Jepara memiliki banyak potensi produk kerajinan yang mampu berkontribusi besar terhadap perekonomian daerah. 

“Salah satunya, Jepara memiliki warisan budaya tenun Troso yang didukung oleh 344 unit usaha, mampu menghasilkan omzet sekitar Rp25,5 miliar per bulan,” sebut Nawal. 

Sementara itu, Bupati Jepara Witiarso Utomo mengatakan salah satu kelemahan pariwisata di Jepara yaitu minimnya gerai yang mendukung pariwisata berupa pusat kerajinan atau pusat oleh-oleh khas Jepara. 

Sehingga ia berharap dengan diresmikannya Gerai Dekranasda tersebut bisa menjadi salah satu tujuan para wisatawan untuk membeli oleh-oleh khas Jepara. 

Baca Juga: Mulai Dibangun 2027, Jalur Alternatif Sumanding-Tempur Bakal Difokuskan Jadi Jalur Mitigasi 

“Seperti misalnya wisatawan kalau mau ke Karimunjawa atau seteleh, harapannya bisa datang kesini, berkunjung, sehingga kita bisa mengenalkan produk-produk kerajinan Jepara,” katanya. 

Ke depan Wiwit berencana gerai tersebut akan dibuka setiap hari serta membuat coffee shop untuk menarik minat masyarakat agar datang berkunjung.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER