BETANEWS.ID, JEPARA – Paguyuban Suryo Lingga Jati yang merupakan perkumpulan pengrajin Almari di RT 44 RW 8 Dukuh Grobogan, Desa Kecapi, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara kini mulai menjajaki pemasaran digital.
Launching program digital marketing dilakukan pada Jum’at (23/1/2026). Peluncuran program itu, juga dihadiri oleh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jepara, Agus Sutisna serta Anggota DPR RI Komisi XII, Jamaluddin Malik.
Baca Juga: 2.807 Hektare Sawah di Jepara Dipastikan Puso Gegara Banjir
Ketua Paguyuban Sentra Almari Jepara, Arwani menjelaskan Dukuh Grobogan, Desa Kecapi sejak dulu memang dikenal sebagai sentra pembuatan almari yang mayoritas terbuat dari bahan kayu jati. Total terdapat 55 pengrajin mebel yang bergabung dalam paguyuban yang didirikan sejak tahun 2013.
Arwani melanjutkan dalam peluncuran program itu, juga dicanangkan beberapa tujuan utama yang akan menjadi dasar program ke depan. Yaitu menguatkan sistem produksi, meningkatkan pemasaran, mengurangi risiko persaingan harga yang tidak sehat, serta membangun manajemen pemasaran yang sehat melalui musyawarah dan kebersamaan.
Setelah ini, pihaknya juga berencana untuk membangun showroom bersama sebagai etalase produk unggulan pengrajin lokal.
“Besar harapan kami, Dukuh Grobogan Desa Kecapi bisa bangkit kembali dan menjadi sentra almari Jepara yang kuat dan berdaya saing,” katanya pada Sabtu, (24/1/2026).
Ketua DPRD Jepara, Agus Sutisna, menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif masyarakat Dukuh Grobogan. Menurutnya, pemasaran berbasis digital yang dikelola secara kolektif akan memberikan nilai tambah bagi sentra kerajinan meubel.
Baca Juga: Harga Cabai di Karimunjawa Sempat Tembus Rp200 Ribu Per Kg
“Saya sangat mendukung upaya masyarakat Dukuh Grobogan dalam meningkatkan sistem pemasaran melalui digital marketing. Dengan kebersamaan dalam satu sentra, calon pembeli akan lebih mudah menemukan produk pengrajin yang berkualitas,” ujarnya.
Agus juga menegaskan kesiapan DPRD untuk membantu penguatan infrastruktur dan sarana prasarana guna mendukung pengembangan digital marketing agar dapat berjalan berkelanjutan.
Editor: Haikal Rosyada

