Tak Sampai Satu Jam, Ribuan Paket Sembako Murah di Jepara Ludes Terjual Jelang Lebaran 

BETANEWS.ID, JEPARA– Menjelang Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah/2026 Masehi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara menggelar Pasar Murah di Shopping Center Jepara (SCJ) pada Kamis, (12/3/2026). 

Tidak sampai satu jam, ribuan paket sembako yang dijual dengan harga murah langsung ludes dibeli oleh masyarakat. 

Berdasarkan pantauan di lokasi, terdapat beragam paket kebutuhan pokok mulai dari sembako, bumbu dapur, hingga kue kering yang dijual. 

-Advertisement-

Fitriana Hayati (40), Warga Desa Mulyoharjo, Kecamatan/Kabupaten Jepara yang datang bersama ibunya, Munawaroh (66) mengaku senang dengan adanya kegiatan pasar murah.  

Hayati menyebutkan, satu paket sembako dijual dengan harga Rp65 ribu per paket. Untuk isinya, dua kilogram beras, gula dan telur masing-masing satu kilogram, serta minyak satu liter.  

“Tadi beli sembako murah, harganya Rp65 ribu sepaket, dapat enam paket tadi. Alhamdulillah, sangat membantu di Bulan Ramadhan, bisa buat cadangan di rumah,” ujarnya saat ditemui di SCJ Jepara. 

Ia berharap kegiatan tersebut bisa terus diadakan, tidak hanya menjelang Labaran, tapi bisa setiap bulan. 

Sementara itu, Bupati Jepara, Witiarso Utomo mengatakan, kegiatan Pasar Murah diadakan dalam rangka untuk menekan inflasi kenaikan harga bahan pokok menjelang Lebaran Idul Fitri. 

Wiwit menyebutkan, total terdapat 2.198 paket sembako yang dijual. Dari jumlah itu, sebanyak 675 paket dijual dengan sistem kupon yang ditujukan untuk penerima program PKH. Penyalurannya melalui Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsospermades). Sedangkan sisanya, 1.523 paket dijual untuk masyarakat umum. 

“Ini tadi ramai sekali, laris semua. Ada banyak kebutuhan pokok yang kita jual, kita berikan subsidi,” sebutnya. 

Wiwit melanjutkan, subsidi yang diberikan yaitu sebesar Rp25 ribu per paket. Di mana harga aslinya yaitu Rp90 ribu per paket. 

Selain kebutuhan pokok, subsidi pangan juga diberikan untuk bahan bumbu. Yaitu cabai merah sebanyak 50 kilogram dijual dengan harga Rp25 ribu per kilogram, yang seharusnya Rp50 ribu per kilogram. 

Kemudian cabai rawit, dijual dengan harga Rp45 ribu per kilogram dari yang seharusnya Rp65 ribu per kilogram. 

Bawang merah, Rp20 ribu per kilogram dari yang seharusnya Rp41 ribu per kilogram. Serta bawang putih Rp15 ribu per kilogram dari yang seharusnya Rp37 per kilogram. Masing-masing diberikan subsidi sebanyak 40 kilogram. 

Kegiatan pasar murah menurutnya akan terus diadakan selama harga kebutuhan pokok di pasar masih tinggi. 

“Kalau harganya masih tinggi, kita adakan terus sampai harganya bisa sesuai dengan standar,” pungkasnya. 

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER