Empat Hari Digelar, Transaksi Mebel Jepara di Pameran IFEX Tembus Rp7,8 Miliar

BETANEWS.ID, JEPARA– Selama empat hari digelar pada tanggal 5-8 Maret 2026, transaksi penjualan pelaku usaha mebel Jepara yang mengikuti pameran Indonesia International Furniture Expo (IFEX) di ICE BSD City Tangerang mencapai Rp7,8 miliar.

Bupati Jepara, Witiarso Utomo mengatakan, terdapat 20 pelaku usaha mebel dari Jepara yang menjadi peserta IFEX. Dari jumlah peserta yang terlibat, tercatat terdapat 820 pengunjung yang mendatani lokasi Paviliun Jepara.

“Ahamdulillah hasilnya kurang lebih sekitar Rp7 miliar lebih. Ini menunjukkan produk mebel Jepara masih sangat diminati pasar,” ujar Wiwit pada saat meninjau Jepara International Furniture Buyer Weeks (JIFBW) 2026 yang digelar di Gedung Wanita Jepara, Rabu (11/3/2026).

-Advertisement-

Wiwit menjelaskan, nilai transaksi tersebut merupakan hasil langsung yang diperoleh peserta selama pameran berlangsung. Menurutnya, transaksi langsung seperti ini memberikan dampak nyata bagi para pelaku usaha.

“Dengan transaksi langsung seperti itu berarti ada efek yang bisa langsung diterima oleh para pelaku usaha” tambahnya.

Pelaksanaan IFEX pada tahun ini menurutnya berjalan dengan baik. Mulai dari masa persiapan maupun kualitas produk yang ditampilkan. Sehingga turut mempengaruhi hasil transaksi yang cukup besar.

“IFEX tahun ini persiapannya bagus, produk-produk yang ditampilkan juga sangat bagus sehingga hasilnya juga bagus. Potensi ke depannya tentu akan lebih baik lagi,” jelasnya.

Baca juga: Ketua DPRD: Pameran IFEX Jadi Momentum Perluas Akses Pasar Global Furniture Jepara

Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Jepara, menurutnya akan tetap melakukan evaluasi terhadap hasil keikutsertaan dalam pameran internasional tersebut agar pelaksanaan di tahun berikutnya bisa semakin maksimal.

“Kami akan melakukan evaluasi terhadap hasil IFEX ini agar ke depan bisa lebih baik lagi,” katanya.

Ia juga berharap hasil positif ini bisa terus disosialisasikan agar semakin banyak pelaku usaha yang termotivasi untuk ikut berpartisipasi.

Selain itu, ia mengaku juga sudah menyampaikan kepada HIMKI terkait komposisi peserta pada pameran berikutnya agar memberikan kesempatan lebih luas kepada pelaku usaha baru.

“Kemarin kami juga menyampaikan kepada HIMKI, kalau bisa tahun depan komposisinya 70 persen peserta baru dan 30 persen peserta yang sebelumnya belum sukses kita ikutkan kembali,” ungkapnya.

Untuk keikutsertaan di tahun 2027, Pemkab Jepara menargetkan proses kurasi produk akan semakin ditingkatkan sehingga kualitas dan keberagaman produk yang ditampilkan juga semakin luas.

“Ke depan kurasinya akan kita tingkatkan. Keberagaman produk juga harus lebih luas sehingga daya saing produk Jepara semakin kuat di pasar global,” pungkasnya.

Editor: Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER