BETANEWS.ID, JEPARA – Sudah beberapa hari terakhir, Pedagang Kaki Lima (PKL) yang biasa berjualan di area trotoar maupun jalan-jalan strategis di kawasan Kota Jepara tidak terlihat berjualan.
Kawasan kota yang biasanya padat dipenuhi pedagang serta lalu lintas kendaraan yang terjebak macet kini menjadi lengang.
Baca Juga: Jelajah Wisata Jepara Kini Bisa Ditempuh Pakai Mobil Jeep
Bupati Jepara, Witiarso Utomo, mengatakan bahwa sejak Senin-Rabu, (1-3/12/2025) Kabupaten Jepara sedang kedatangan tim penilai Adipura.
Untuk itu, pihaknya melakukan penataan di beberapa kawasan publik agar kembali tertib dan rapi. Persiapan berupa koordinasi dengan berbagai lintas organisasi perangkat daerah pun sudah dilakukan sejak pekan lalu.
“Tim penilai sudah dari hari Senin sampai Rabu. Kami juga sudah rapatkan mulai Jumat kemarin. Ini berjalan lancar, mudah-mudahan mendapatkan nilai maksimal,” kata Wiwit pada Rabu, (3/12/2025).
Wiwit menarget, pada tahun ini, Kabupaten Jepara minimal bisa meraih kembali penghargaan Adipura, bahkan jika memungkinkan meningkatkan prestasi ke predikat Adipura Kencana seperti yang sebelumnya sudah pernah diraih Jepara pada tahun 2022.
Untuk itu penataan kawasan ruang publik tidak hanya dilakukan di kawasan pusat kota, tetapi menyebar ke seluruh kecamatan di Kabupaten Jepara.
“Penertiban di Jalan Pemuda itu bagian dari penataan persiapan Adipura. Tidak hanya di situ, tapi seluruh kecamatan. Saya mengajak semua camat untuk menggerakkan kebersihan lingkungan minimal seminggu sekali di satu desa,” ujarnya.
Terpisah, Kepala Satuan Polisi dan Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Jepara, Edy Marwoto mengatakan untuk sebagai persiapan menjelang penilaian Adipura, pihaknya sudah menertibkan para PKL sejak pekan lalu.
Penataan dilakukan agar trotoar tetap menjadi ruang aman bagi pejalan kaki dan visual kota kembali tertata.
“Kami tertibkan pedagang di Jalan Pemuda biar tertib dan rapi. Dalam rangka penilaian Adipura, pedagang boleh berjualan tapi tidak memakan trotoar,” kata Edy.
Baca Juga: Resmi Diberlakukan Per 1 Desember, Seluruh Pasar di Jepara Mulai Terapkan E-Retribusi
Edy menyebut pihaknya menerjunkan sebanyak 33 personel Satpol PP agar memberikan edukasi dan penertiban. Hal itu dilakukan tidak hanya di Jalan Pemuda, tetapi juga di wilayah Tahunan dan pusat Kota Jepara.
“Kami edukasi terus. Kota harus kembali pada aturannya bersih dan rapi momentumnya ya Adipura ini. Pedagang kami ingatkan supaya tetap tertib tanpa menghabiskan trotoar,” ungkapnya.
Editor: Haikal Rosyada

