BETANEWS.ID, JEPARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara kembali mengadakan program Bupati Ngantor di Desa. Kali ini lokasinya berada di Pantai Prawean, Desa Bandengan, Kecamatan/Kabupaten Jepara.
Pantai yang berjarak sekitar 5,4 km atau dengan waktu tempuh sekitar 12 menit dari pusat Kota Jepara itu, memiliki paket wisata Jeep yang bisa mengajak wisatawan untuk menjelajahi seluruh kawasan wisata di Kabupaten Jepara.
Baca Juga: Gudang PT Dua Kelinci Hangus Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp25 Miliar
Bupati Jepara, Witiarso Utomo setelah kunjungan pada program Bupati Ngantor di desa tahap sebelumnya, Desa Bandengan menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan.
“Hari ini Alhamdulillah lancar, cepat, dan sudah maju tinggal menaikan lagi,” kata Wiwit usai kegiatan Bupati Ngantor di Desa Bandengan, pada Selasa, (2/12/2025).
Salah satu fokus pembahasan pada kegiatan tersebut yaitu peningkatan sektor pariwisata. Wiwit meminta agar pemerintah desa serta OPD terkait untuk menambah fasilitas dan lampu penerangan, terutama untuk mendukung konsep wisata malam.
“Tadi meminta untuk wisata malam, penambahan lampu, dan infrastruktur supaya lebih bagus lagi,” ujarnya.
Sebab Desa Prawean saat ini memiliki program wisata jeep yang sudah berjalan dan membantu wisatawan menjelajah berbagai destinasi di Jepara.
Sehingga melalui paket wisata tersebut bisa terbentuk konektivitas antarkawasan wisata di Kabupaten Jepara.
“Disini ada wisata jeep keliling ke seluruh wisata di Kabupaten Jepara, jarak jauhnya sekitar Rp800 ribu. Kalau jarak pendek Rp 350 ribu, ini sudah jalan,” jelasnya.
Wiwit berharap inovasi tersebut bisa memicu peningkatan jumlah wisatawan di Kabupaten Jepara. Terlebih adanya rencana untuk menghidupkan kembali Desa Mulyoharjo sebagai sentra wisata ukir.
“Mudah-mudahan ini bisa mendukung rencana penataan Mulyoharjo sebagai sentra wisata ukir. Sehingga bisa menambah jumlah wisatawan di Jepara,” katanya.
Wiwit juga mengajak masyarakat untuk aktif berpartisipasi meningkatkan ekonomi daerah melalui wisata lokal. Ia bahkan telah meminta Dinas Pendidikan agar sekolah-sekolah di Jepara mengadakan kunjungan belajar ke destinasi wisata lokal.
“Dari dinas pendidikan kami sarankan juga agar mengajak siswanya berwisata di Jepara. Ada kesenian dan kebudayaan,” tegasnya.
Sementara itu, Camat Jepara, Arief Budiyanto menjelaskan paket wisata Jeep sebesar Rp800 ribu, merupakan paket wisata dari Pantai Praweyan hingga Desa Tempur selama sehari penuh. Wisatawan akan diajak untuk menjelajahi wisata Jepara yang tidak hanya memiliki keindahan laut tetapi juga kawasan pegunungan.
“Jepara ini sebenarnya paket wisatanya lengkap, tidak hanya laut, tapi juga ada gunung. Sehingga cukup komplit,” katanya.
Baca Juga: Soal Kabar Ada Karyawan PT Dua Kelinci yang Terjebak Kebakaran, Petugas Damkar Bilang Begini
Hanya saja, potensi wisata itu menurut Arief kurang mendapat dukungan dari sisi promosi. Sehingga ke depan, promosi wisata Jepara ia berharap bisa semakin diperkuat.
“Promosinya masih kurang. Sehingga orang luar ini banyak yang belum begitu tahu, sehingga enggan datang,” ungkapnya.
Editor: Haikal Rosyada

