31 C
Kudus
Jumat, Januari 23, 2026

Serunya Kulineran Sambil Belajar Membatik di Omah Sate Pak Taman Pati

BETANEWS.ID, PATI – Memasuki masa libur sekolah, para orang tua kini memiliki pilihan destinasi wisata keluarga yang unik di Kabupaten Pati. Omah Sate Pak Taman, yang berlokasi di Desa Gabus, Kecamatan Gabus, menawarkan konsep wisata terpadu yang menggabungkan kelezatan kuliner khas nusantara dengan kegiatan edukasi ekonomi kreatif.

Pemilik Omah Sate Pak Taman, Tamzis Al Anas menyatakan, bahwa tempatnya dirancang untuk menjadi wadah kreativitas bagi anak-anak sembari menikmati waktu luang bersama keluarga.

Baca Juga: Liburan Sekolah, Joglo Dopang Jadi Destinasi Wisata Idaman di Kudus

-Advertisement-

“Kami menghadirkan konsep edukasi wisata olahan kambing dan kegiatan membatik. Di sini, anak-anak maupun pengunjung umum dapat belajar teknik pembuatan sate yang khas, serta mengasah kreativitas melalui seni batik,” ujar Tamzis.

Sebagai daya tarik utama selama libur sekolah, kegiatan membatik di Omah Sate Pak Taman dilengkapi dengan fasilitas instruktur berpengalaman. Hal ini memastikan para siswa mendapatkan pendampingan intensif dari tahap awal hingga proses akhir.

“Kami menyiapkan instruktur khusus untuk mendampingi pengunjung. Selain mengajarkan teknik menggunakan canting yang benar, instruktur juga bertugas mengantisipasi risiko penggunaan lilin panas, sehingga proses belajar tetap aman bagi anak-anak,” jelasnya.

Menurut Tamzis, perpaduan antara kuliner kambing dan batik bukan sekadar inovasi bisnis, melainkan upaya melestarikan kearifan lokal sekaligus menggerakkan ekonomi kreatif di wilayah Gabus.

“Kegiatan ini mengangkat budaya lokal dan sangat efektif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah sekitar melalui sektor pariwisata dan kuliner,” tambahnya.

Ia menyebut, bagi keluarga yang ingin berkunjung, Omah Sate Pak Taman menawarkan paket edukasi yang terjangkau. Yakni, paket kreasi batik yang cocok untuk anak-anak maupun pemula, dengan biaya Rp 25 ribu untuk kain batik ukuran 30X30 cm.

Kemudian, ada pula paket batik taplak meja dengan tarif Rp 100 ribu. Tersedia pula,  berbagai menu olahan kambing dengan harga kompetitif.

Menariknya, hasil karya batik yang dibuat sendiri oleh pengunjung dapat langsung dibawa pulang sebagai cendera mata. Dengan suasana memgasyikkan dan nilai edukasi yang tinggi, Omah Sate Pak Taman bisa menjadi referensi utama bagi yang menginginkan liburan sekolah yang produktif dan berkesan di Kabupaten Pati.

Sidqia, salah satu siswi kelas 5 SD, mengaku sangat senang dengan pengalaman baru ini. Dalam sesi wawancara, ia menceritakan berbagai kegiatan seru yang diikutinya selama di Omah Sate Pak Taman.

“Tadi belajar membatik, mewarnai, sama bikin sate juga,” ujar Sidqia dengan wajah berseri-seri.

Bagi Sidqia, ini adalah pengalaman pertamanya memegang canting dan menorehkan malam di atas kain. Ia mengaku sebelumnya belum pernah mendapatkan materi membatik secara langsung seperti ini. Selain itu, ia juga berkesempatan belajar menusuk daging sate, sebuah kegiatan yang jarang ia lakukan di rumah.

Sidqia tidak sendiri, ia mengikuti kegiatan tersebut bersama teman-temannya dalam suasana yang akrab dan penuh kegembiraan.

Sementara, Panji Surya Ramadhan, salah satu pendamping kegiatan tersebut, mengungkapkan, bahwa aktivitas ini sengaja dilakukan untuk memberikan pengalaman langsung kepada anak-anak mengenai warisan budaya.

“Kita belajar, diajari menusuk sate (sate kambing) dan membatik. Harapannya ke depan anak-anak bisa tahu kalau batik ini salah satu budaya tradisional nenek moyang yang harus dilestarikan. Biar mereka nggak cuma tahu hasilnya, tapi tahu prosesnya,” ujar Panji.

Selain membatik, anak-anak juga diperkenalkan dengan dunia kuliner melalui praktik langsung menusuk sate kambing, yang menjadi menu andalan di tempat tersebut. Kombinasi antara seni dan kuliner ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa cinta terhadap produk lokal sejak usia dini.

Panji mengaku sangat senang dengan adanya fasilitas sanggar batik di tempat tersebut. Menurutnya, keberadaan sanggar ini sangat efektif untuk mengedukasi generasi muda agar tidak asing dengan budayanya sendiri.

Baca Juga: Libur Sekolah, Wisata Sumber Pelangi Soneyan Pati Diserbu Pengunjung

“Sangat senang bisa ada sanggar batik ini, bisa mengajarkan dan mengedukasi anak-anak,” tambahnya.

Menurutnya, kegiatan ini menjadi salah satu alternatif liburan yang bermanfaat, di mana anak-anak bisa bermain sambil mengasah keterampilan tangan dan memperluas wawasan kebudayaan mereka.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER