31 C
Kudus
Minggu, Februari 15, 2026

Ditarget Selesai 20 Desember 2025, Begini Progres Pembangunan Gedung Perpustakaan Kudus

BETANEWS.ID, KUDUS – Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kudus melakukan inspeksi mendadal (sidak) pembangunan gedung perpustakaan di area Balai Jagong, Senin (8/12/2025). Sidak tersebut guna memastikan pembangunan selesai tepat waktu.

Ketua Komisi A DPRD Kudus, Muhammad Antono mengatakan, pembangunan gedung perpustakaan diproyeksikan selesai pada tanggal 20 Desember 2025. Hingga saat ini progres pekerjaan sudah 97 persen.

Baca Juga: Renovasi Lantai GOR Bung Karno Kudus Dikebut Jelang Forga Perpamsi Jateng 2025

-Advertisement-

“Meski begitu tetap harus ada percepatan, mengingat waktu pengerjaan kurang dari dua pekan. Tadi sudah kita tekankan dari kontraktornya agar lembur,” ujar Antono.

Politikus PDIP tersebut menyebut, masih banyak kekurangan dalam pembangunan gedung Arpusda. Untuk sarana dan prasarannya, juga masih kekurangan anggaran.

“Sehingga nanti di tahun 2026, kita akan coba pikirkan alokasi anggarannya. Supaya Kudus nantinya punya perpustakaan yang bagus dan terbesar se-Karesidenan Pati,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Dinas Arsip dan Perpustkaan Daerah (Arpusda) Kabupaten Kudus, Mutrikah mengatakan, pembangunan gedung perpusatakaan daerah sudah sesuai target. Hingga saat ini progresnya sudah 97 persen.

“Setiap pekan selau dilakukan rapat percepatan pembangunan gedung perpusatakaan dengan konsultan pengawas. Sehingga tidak sampai terjadi keterlambatan,” ujar Tika.

Dia mengaku, saat ini pekerjaan yang masih berjalam adalah finishing. Menjelang Provisional Hand Over (PHO) atau serah terima, setiap hari dilakukan pemantauan pekerjaan di lapangan.

“Kunci dari penyelesaian pekerjaan tepat waktu adalah komunikasi. Karena memang ada beberapa pekerjaan, selain gedung perpustakaan juga ada sarpras,” bebernya.

Baca Juga: Akademisi UMKU Nilai Relokasi Pasar Bitingan Perlu Analisa Mendalam, Pemkab Wajib Dampingi Pedagang

Sesuai papan proyek, pembangunan gedung perpustakaan menelan anggaran kurang lebih sebesar Rp8,4 miliar. Anggaran tersebut bersumber dari pemerintah pusat melalui Dana Alokasi Khusus (DAK).

Sedangkan pekerjaan lainnya adalah pembangunan sarana dan prasana lingkungan gedung perpustakaan dan biaya non standard lainnya. Pekerjaan tersebut bernilai kurang lebih Rp688,5 juta. Sayangnya pada papan proyek tak disertai keterangan sumber dananya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER