Kisah Frisca, Penjual Donat Kukus Lumer yang Jadi Primadona Baru di Tayu

BETANEWS.ID, KUDUS – Malam itu, di kawasan Alun-alun Tayu terlihat sebuah gerobak ungu muda yang ramai didatangi pembeli. Di balik gerobak itu, tampak seorang perempuan tersenyum ramah melayani pembeli. Dia adalah Frisca (36), pemilik usaha Donat Kukus Lumer, kuliner yang kini menjadi primadona baru di daerah Tayu.

Frisca merintis usaha itu sejak November 2023 lalu. Sebelum memilih produk yang akan dijual, Frisca mengaku melakukan observasi terlebih dahulu.

Baca Juga: Satu Dapur MBG di Kudus Dilengkapi CCTV dan Tersambung dengan Aplikasi Kudus Sehat

-Advertisement-

“Karena di Tayu belum ada yang jual donat kukus, saya melihat itu sebagai peluang. Akhirnya saya berani mencoba membuat dan menjualnya,” bebernya saat ditemui benerapa waktu lalu.

Meski menjual produk yang belum di kenal warga sekitar, tapi Frisca yakin menu tersebut akan mudah diterima pasar. Dan benar saja, keberanian itu akhirnya membuahkan hasil.

“Keunikan donat kukus ini kan belum ada di sekitar sini, jadi saya yakin pasti menarik perhatian orang,” tegasnya.

Kini, usaha Donat Kukus Lumer milik Frisca menawarkan tiga pilihan menu andalan. Di antaranya donat kukus lumer, donat topping, dan donat goreng.

Setiap varian hadir dengan aneka rasa yang menggoda seperti strawberry, matcha, tiramisu, cokelat, hingga taro. Tahanya itu, ia juga melengkapi dengan beragam topping, mulai dari meses, kacang, oreo, dan keju.

“Satu box isi enam donat saya jual Rp10.000. Itu sudah lengkap dengan topping dan bisa pilih semua varian rasa,” kata Frisca.

Di balik kelembutan donatnya, Frisca tak main-main soal bahan baku. Ia memastikan semua adonan dibuat dari bahan pilihan, mulai dari tepung terigu, mentega, telur, gula, dan ragi. Proses pembuatannya sederhana, tapi membutuhkan kesabaran ekstra.

“Proses kukusnya cuma sekitar 10 menit, tapi proofingnya satu jam biar adonannya mengembang sempurna,” jelasnya.

Baca Juga: Perputaran Tempat Tidur di RSUD Loekmono Hadi Kudus Terganggu Karena Mitos

Setiap hari, Frisca buka setiap hari mulai pukul 16.00 hingga 20.00 WIB. Tak hanya mengandalkan pembeli yang datang langsung, Frisca juga aktif memasarkan produknya melalui media sosial seperti Instagram, TikTok, Facebook hingga WhatsApp. Dalam sehari ia mampu memproduksi sekitar 80 box donat per hari.

“Sekarang sudah banyak pesanan online juga. Kalau omzet sekitar Rp800 ribu sehari,” tambahnya.

Penulis: Melly Andila Putri, Mahasiswa PPL PBSI UMK

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER