31 C
Kudus
Minggu, Februari 15, 2026

FKDK Kudus Angkat Tema Difabel Berdaya dan Setara di Hari Disabilitas Internasional 2025, Begini Maksutnya

BETANEWS.ID, KUDUS – Peringatan Hari Disabilitas Internasional 2025 di Kabupaten Kudus kembali digelar dengan rangkaian kegiatan yang melibatkan ratusan difabel. Forum Komunikasi Disabilitas Kudus (FKDK) menjadi penggerak utama bersama seluruh Sekolah Luar Biasa (SLB) dan komunitas difabel.

Tahun ini, ada dua agenda besar yang dipersiapkan. Kegiatan pertama adalah Difabel Festival yang akan berlangsung pada 30 November 2025 di kawasan Alun-alun Simpang Tujuh Kudus. Acara tersebut akan diikuti sekitar 500 anak berkebutuhan khusus dari berbagai SLB dan yayasan.

Baca Juga: Dugaan Penyunatan BLTS Rp900 Ribu di Desa Tergo Kudus Berakhir Dikembalikan, Begini Kronologinya

-Advertisement-

Festival itu akan dimulai pukul 06.00 WIB dengan beragam kegiatan seperti jalan sehat, kampanye kesetaraan, ramah tamah, serta pentas seni anak-anak berkebutuhan khusus. Kegiatan tersebut dirancang sebagai ruang untuk melatih interaksi sosial sekaligus memperlihatkan kemampuan para difabel kepada masyarakat.

Ketua FKDK Kudus, Rismawan Yulianto, menyebutkan bahwa rangkaian kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperluas kesadaran masyarakat terhadap hak-hak penyandang disabilitas.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa teman-teman difabel memiliki kemampuan, potensi, dan karya yang tidak kalah dengan yang lain,” ujar Rismawan melalui siaran tertulisnya, Jum’at (28/11/2025).

Selain festival, acara puncak peringatan akan digelar pada 7 Desember 2025 di Aula Gedung DPRD Kudus. Acara tersebut ditargetkan dihadiri sekitar 500 difabel dari Kudus serta tamu dari Karesidenan Pati.

Perayaan tahun ini mengangkat tema ‘Dengan Hari Disabilitas Internasional, Menuju Difabel Kudus yang Berdaya, Berkarya, Setara’. Tema itu menjadi ajakan untuk memperkuat komitmen semua pihak dalam memenuhi hak-hak penyandang disabilitas.

Rismawan menegaskan bahwa tujuan utama rangkaian kegiatan ini adalah mengingatkan seluruh stakeholder tentang pentingnya lingkungan yang inklusif dan bebas diskriminasi bagi difabel.

“Penyandang disabilitas harus mendapatkan kesempatan yang sama, baik dalam pendidikan, pekerjaan, maupun aktivitas sosial lainnya,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Kudus, Forkopimda, para donatur, hingga pihak swasta yang telah mendukung penuh penyelenggaraan kegiatan Hari Disabilitas Internasional 2025.

“Apresiasi setinggi-tingginya kami berikan kepada semua pihak yang terus mendukung gerakan kesetaraan bagi difabel di Kudus,” ungkapnya.

Baca Juga: Berada di Tebing, Temuan Tiga Fragmen Gajah Purba Belum Diekskavasi

Rismawan berharap, rangkaian kegiatan ini tidak hanya menjadi selebrasi tahunan, tetapi juga langkah nyata menuju Kudus yang inklusif. Komitmen itu diwujudkan melalui edukasi, kolaborasi, dan kampanye berkelanjutan tentang pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas.

“Dengan berbagai upaya tersebut, kami kembali menegaskan visi untuk mewujudkan Difabel Kudus yang Berdaya, Berkarya, dan Setara,” tandasnya. 

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER